Latest News

Tampilkan postingan dengan label JAWA TIMUR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JAWA TIMUR. Tampilkan semua postingan

Aksi Demo Tolak RUU TNI di Depan Gedung DPRD Memanas, Kobaran Api di Teras Gedung


Surabaya – Aksi demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI di depan Gedung DPRD Jawa Timur memanas pada Senin (24/3). Ribuan massa yang tergabung dalam berbagai elemen masyarakat turun ke jalan untuk menyuarakan penolakan mereka terhadap RUU yang dinilai kontroversial tersebut.


Ketegangan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ketika massa mulai mendorong barikade petugas keamanan yang berjaga di depan gedung DPRD. Situasi semakin tak terkendali saat sejumlah demonstran membakar ban dan beberapa benda lain di teras gedung DPRD, menciptakan kepulan asap hitam yang membubung tinggi.


Aparat kepolisian yang berjaga berusaha mengendalikan situasi dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Namun, demonstran tetap bertahan dan semakin lantang meneriakkan tuntutan mereka. Beberapa pengunjuk rasa mengalami luka ringan akibat bentrokan dengan petugas keamanan.


Salah satu koordinator aksi, Andi Prasetyo, menyatakan bahwa RUU TNI yang sedang dibahas di DPR berpotensi mengancam demokrasi dan memperluas keterlibatan militer dalam ranah sipil. “Kami menolak segala bentuk revisi yang dapat membahayakan supremasi sipil dan hak-hak demokratis rakyat,” ujar Andi.


Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar Gedung DPRD Jawa Timur masih tegang. Petugas kepolisian terus melakukan penjagaan ketat guna mengantisipasi eskalasi yang lebih besar. Sementara itu, belum ada pernyataan resmi dari pihak DPRD terkait tuntutan demonstran.


Perkembangan lebih lanjut terkait aksi ini akan terus dipantau oleh tim Jatimku.com.

TNBTS Klarifikasi Larangan Drone & Temuan Ganja di Bromo-Semeru



Malang, Jatimku.com – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) akhirnya memberikan klarifikasi terkait dua isu yang mencuat belakangan ini, yakni larangan penggunaan drone di kawasan taman nasional dan penemuan ladang ganja di sekitar Gunung Bromo dan Semeru.


Larangan Drone untuk Lindungi Ekosistem

Pihak TNBTS menegaskan bahwa larangan penggunaan drone di kawasan Bromo-Semeru bukanlah kebijakan baru. Aturan ini sudah berlaku sejak lama dengan tujuan melindungi satwa liar dan ekosistem yang rentan terganggu oleh suara serta keberadaan drone.


“Kami ingin menegaskan bahwa aturan ini bertujuan untuk menjaga ketenangan satwa di habitatnya. Penggunaan drone tanpa izin juga bisa mengganggu pengalaman wisatawan lain serta berpotensi membahayakan penerbangan helikopter evakuasi jika terjadi keadaan darurat,” ujar Kepala BB TNBTS.

Namun, bagi kalangan tertentu seperti peneliti atau dokumentasi resmi, penggunaan drone masih bisa dilakukan dengan izin khusus dari otoritas terkait.


Penemuan Ladang Ganja di Lereng Semeru

Selain itu, TNBTS juga menanggapi kabar penemuan ladang ganja di kawasan Bromo-Semeru. Menurut pihak berwenang, kasus ini sudah dalam penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian dan tidak berkaitan langsung dengan aktivitas wisata di taman nasional.


“Kami mendukung penuh pihak kepolisian dalam mengusut tuntas kasus ini. Jika memang ada oknum yang menyalahgunakan kawasan konservasi untuk hal ilegal seperti ini, tentu kami akan bekerja sama dalam proses penegakan hukum,” tegasnya.


Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas penanaman ganja tersebut. TNBTS juga meningkatkan patroli dan pengawasan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.


Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dan wisatawan bisa memahami kebijakan yang diterapkan oleh TNBTS demi menjaga kelestarian kawasan Bromo-Semeru.

Jatimku.com akan terus mengawal perkembangan kasus ini.

Truk Tangki Sedot WC Berlogo LiNi Solution Draine Buang Limbah Sembarangan di Kota Malang



Malang, Jatimku.com – Sebuah truk tangki sedot WC berlogo LiNi Solution Draine tertangkap kamera membuang limbah sembarangan di salah satu kawasan Kota Malang. Aksi ini menimbulkan keresahan warga setempat karena berpotensi mencemari lingkungan dan menimbulkan bau tidak sedap.


Kejadian ini diketahui setelah warga sekitar melaporkan adanya aktivitas mencurigakan dari truk tersebut pada malam hari. Salah satu saksi mata, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa truk tersebut berhenti di pinggir jalan, lalu membuang limbah ke saluran air tanpa izin.


“Saya lihat sopirnya membuka selang dan mengalirkan limbah ke selokan. Baunya menyengat dan sangat mengganggu,” ujar warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.


Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang telah menerima laporan ini dan berjanji akan menindaklanjuti kasus tersebut. Kepala DLH Kota Malang menyatakan bahwa pembuangan limbah secara ilegal merupakan pelanggaran serius dan dapat dikenai sanksi berat.


“Kami akan menyelidiki perusahaan terkait dan memastikan adanya tindakan tegas jika terbukti melanggar aturan lingkungan,” katanya.


Warga berharap pihak berwenang segera menindak tegas pelaku pembuangan limbah sembarangan agar kejadian serupa tidak terulang. Selain merusak lingkungan, limbah yang dibuang ke saluran air tanpa pengolahan bisa mencemari sumber air bersih dan menimbulkan berbagai masalah kesehatan.


Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak LiNi Solution Draine terkait insiden ini. Jatimku.com akan terus mengawal perkembangan kasus ini untuk memastikan adanya tindakan lanjut dari pihak berwenang.

Siswa Jatim 6 Tahun Berturut-turut Terbanyak Diterima PTN via SNBP



Surabaya, Jatimku.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa Jawa Timur. Selama enam tahun berturut-turut, provinsi ini mencatat jumlah siswa terbanyak yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).


Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh panitia SNBP 2025, ribuan siswa dari berbagai SMA/SMK/MA di Jawa Timur berhasil lolos seleksi tanpa tes tersebut. Keberhasilan ini menegaskan kualitas pendidikan di Jatim yang terus berkembang pesat.


Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menyebutkan bahwa faktor utama tingginya angka penerimaan ini adalah konsistensi sekolah-sekolah di Jawa Timur dalam mencetak lulusan berprestasi. Selain itu, dukungan dari pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan turut berperan besar.


“Setiap tahun, siswa Jawa Timur mendominasi jumlah penerimaan SNBP. Ini menunjukkan bahwa sekolah-sekolah di Jatim berhasil mengembangkan kurikulum yang kompetitif serta memberikan bimbingan yang baik bagi siswanya,” ujarnya.


Beberapa sekolah unggulan di Surabaya, Malang, dan Sidoarjo menjadi penyumbang terbesar siswa yang lolos SNBP. Tak hanya dari sekolah negeri, beberapa sekolah swasta di Jatim juga mencatatkan pencapaian luar biasa dalam seleksi ini.


Seorang siswa yang diterima di Universitas Airlangga mengaku sangat bersyukur bisa lolos SNBP. “Saya sangat senang dan bersyukur. Proses belajar di sekolah sangat membantu kami dalam mempersiapkan diri untuk seleksi ini,” ujarnya.


Dengan pencapaian ini, Jawa Timur semakin mengukuhkan diri sebagai provinsi dengan kualitas pendidikan yang unggul. Ke depan, diharapkan prestasi ini bisa terus dipertahankan dan semakin banyak siswa yang mendapatkan kesempatan kuliah di PTN favorit.

Teater Musikal "C'est la Vida!" Hadir di Malang dalam Rangka Francophonie 2025



Malang – Dalam rangka perayaan Francophonie 2025, Institut Français Indonesia (IFI) Surabaya bekerja sama dengan Politeknik Negeri Malang (Polinema) menghadirkan pertunjukan teater musikal "C'est la Vida!" pada Rabu, 19 Maret 2025. Acara ini akan berlangsung di Polinema mulai pukul 14.30 hingga 16.30 WIB dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya.


Francophonie merupakan perayaan tahunan yang digelar setiap bulan Maret untuk merayakan keberagaman budaya dan bahasa Prancis di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tahun ini, dalam programnya, Polinema menghadirkan "C'est la Vida!", sebuah karya dari kelompok tari-teater asal Prancis, Compagnie De Fakto. Pertunjukan ini menggabungkan tari, teater, pantomim, dan gerakan tubuh dengan iringan musik yang ceria.


Compagnie De Fakto, yang berbasis di Lyon, didirikan pada tahun 2002 oleh Aurélien Kairo, seorang koreografer dan sutradara teater asal Prancis. Kairo sendiri telah meniti karier sebagai penari hip-hop sejak 1993 dan semakin dikenal di dunia seni pertunjukan Prancis. "C'est la Vida!" merupakan salah satu karya terbarunya yang diproduksi pada tahun 2022.


Ungkapan "C'est la Vida!" merupakan kombinasi bahasa Prancis dan Spanyol yang berarti "Inilah kehidupan!". Melalui pertunjukan ini, Compagnie De Fakto mengajak penonton untuk melihat kehidupan dari sudut pandang yang lebih ceria dan penuh kebahagiaan. Dua penari utama dalam pertunjukan ini akan membawa audiens dalam perjalanan emosional melalui gerakan tubuh yang dinamis dan harmonisasi musik Prancis serta Spanyol.


Sebelum tampil di Malang, pertunjukan "C'est la Vida!" lebih dulu digelar di beberapa kota lain, yaitu Bandung pada 15 Maret di IFI Bandung, Yogyakarta pada 17 Maret di IFI Yogyakarta, dan akan ditutup di Jakarta pada 20 Maret di Bentara Budaya Jakarta, bertepatan dengan Hari Francophonie Dunia.


Untuk informasi lebih lanjut mengenai acara ini, masyarakat dapat mengunjungi situs web resmi IFI Indonesia di www.ifi-id.com atau mengikuti akun media sosial mereka. Kehadiran "C'est la Vida!" di Indonesia diharapkan dapat memberikan pengalaman seni pertunjukan yang inspiratif dan penuh kebahagiaan bagi para penonton.

Tragis, 3 Polisi di Lampung Gugur Saat Gerebek Sabung Ayam, Salah Satunya Kapolsek


Lampung, Jatimku.com – Peristiwa tragis terjadi di Lampung saat tiga anggota kepolisian gugur dalam operasi penggerebekan arena sabung ayam ilegal. Salah satu korban adalah Kapolsek setempat. Insiden ini menambah daftar panjang risiko yang dihadapi aparat dalam menjalankan tugas pemberantasan perjudian.


Menurut keterangan resmi dari kepolisian, kejadian bermula ketika tim dari Polsek setempat melakukan operasi penggerebekan di lokasi yang diduga menjadi tempat sabung ayam ilegal. Namun, situasi berubah mencekam ketika kelompok pelaku yang tidak terima dengan penggerebekan tersebut melakukan perlawanan dengan senjata tajam dan senjata api.


Kapolda Lampung menyampaikan rasa duka mendalam atas gugurnya tiga personel dalam tugas. “Kami kehilangan tiga anggota terbaik kami yang telah berjuang menegakkan hukum. Kasus ini akan kami usut tuntas dan para pelaku harus bertanggung jawab atas tindakan mereka,” tegasnya.


Polisi kini telah melakukan penyelidikan intensif dan memburu para pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Beberapa orang yang berada di lokasi saat kejadian juga telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.


Masyarakat sekitar mengaku terkejut dan mengecam keras aksi brutal para pelaku. Mereka berharap pihak berwenang dapat segera menangkap pelaku serta memastikan peristiwa serupa tidak terulang di kemudian hari.


Kasus ini menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian dalam memberantas praktik ilegal seperti perjudian memiliki risiko besar. Ke depan, diharapkan ada langkah-langkah lebih strategis dalam operasi serupa agar keselamatan aparat lebih terjamin.


Jenazah ketiga anggota kepolisian yang gugur dalam tugas telah disemayamkan dan akan mendapatkan penghormatan terakhir sebagai pahlawan yang gugur dalam menjalankan kewajiban. Kepolisian juga berjanji akan memberikan santunan serta perhatian khusus kepada keluarga yang ditinggalkan.

Shuttle Bus Wisata Kota Batu Diuji Coba, Siap Diluncurkan untuk Umum

 


Batu, Jatimku.com – Pemerintah Kota Batu tengah melakukan uji coba operasional shuttle bus wisata sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan transportasi bagi wisatawan. Program ini diharapkan dapat mempermudah akses ke berbagai destinasi unggulan di Kota Batu serta mengurangi kemacetan di pusat wisata.


Uji coba shuttle bus ini dimulai pada pekan ini dengan rute yang melintasi beberapa lokasi wisata populer, seperti Jatim Park, Museum Angkut, Alun-Alun Batu, dan Selecta. Armada bus yang digunakan telah dilengkapi dengan fasilitas modern, termasuk AC, WiFi, serta desain interior yang nyaman bagi para wisatawan.


Wali Kota Batu, dalam keterangannya, menyebutkan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman wisata yang lebih mudah dan nyaman bagi pengunjung. "Kami ingin memastikan wisatawan dapat menikmati Kota Batu dengan lebih praktis dan efisien. Dengan adanya shuttle bus ini, diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi yang sering menyebabkan kepadatan lalu lintas," ujarnya.


Program shuttle bus ini juga mendapat sambutan positif dari para pelaku wisata dan masyarakat setempat. Salah satu pemilik usaha di kawasan Jatim Park mengatakan bahwa layanan ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan serta memperlancar mobilitas mereka selama berada di Kota Batu.


Setelah masa uji coba selesai dan evaluasi dilakukan, shuttle bus wisata ini akan segera diluncurkan untuk umum dengan sistem tiket yang terjangkau. Pemerintah Kota Batu juga berencana menambah jumlah armada dan memperluas rute agar dapat menjangkau lebih banyak destinasi wisata di masa mendatang.


Dengan adanya shuttle bus wisata ini, Kota Batu semakin menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis kenyamanan dan keberlanjutan. Para wisatawan kini bisa menjelajahi keindahan Kota Batu dengan lebih praktis, aman, dan tentunya menyenangkan.

Presiden Prabowo Resmikan Stadion Kanjuruhan dan 16 Stadion Lainnya, Kabar Baik untuk Arema



Malang, Jatimku.com – Kabar gembira datang bagi pecinta sepak bola, khususnya Aremania. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan Stadion Kanjuruhan yang telah selesai direnovasi, bersama dengan 16 stadion lainnya di berbagai daerah. Peresmian ini menjadi tonggak baru dalam upaya meningkatkan kualitas infrastruktur sepak bola nasional.


Dalam acara peresmian yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk memajukan sepak bola Indonesia dengan menyediakan fasilitas yang lebih modern dan aman bagi para pemain serta suporter.


“Kita ingin sepak bola Indonesia semakin maju, dengan stadion yang layak dan memenuhi standar keamanan internasional,” ujar Prabowo dalam pidatonya.


Renovasi Stadion Kanjuruhan sendiri dilakukan setelah insiden tragis yang terjadi pada 1 Oktober 2022. Pemerintah berkomitmen untuk membangun ulang stadion ini dengan standar keamanan yang lebih tinggi, termasuk penambahan pintu keluar darurat, peningkatan fasilitas medis, serta penggunaan teknologi keamanan yang lebih canggih.


Selain Stadion Kanjuruhan, 16 stadion lainnya yang diresmikan tersebar di berbagai provinsi, sebagai bagian dari program nasional untuk meningkatkan kualitas sarana olahraga. Keputusan ini disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk klub-klub sepak bola dan masyarakat pecinta olahraga.


Manajemen Arema FC pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap stadion yang menjadi kandang tim berjuluk Singo Edan tersebut. Mereka berharap dengan kondisi stadion yang lebih baik, atmosfer pertandingan akan semakin nyaman dan mendukung performa tim.


“Ini adalah kabar baik bagi kami dan seluruh Aremania. Dengan fasilitas yang lebih modern dan aman, kami yakin pengalaman menonton pertandingan akan lebih baik dan mendukung perkembangan sepak bola nasional,” kata manajer Arema FC.


Peresmian ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi kebangkitan sepak bola Indonesia di kancah internasional. Dengan stadion yang memenuhi standar FIFA, diharapkan akan semakin banyak pertandingan berskala internasional yang bisa digelar di Indonesia.


Dengan telah diresmikannya Stadion Kanjuruhan dan 16 stadion lainnya, masyarakat kini dapat menikmati pertandingan sepak bola dengan fasilitas yang lebih layak dan aman. Ini menjadi bukti bahwa pemerintah serius dalam membangun olahraga sebagai salah satu sektor penting dalam pembangunan bangsa.

Kegiatan Kreatif: Junk Journaling dan Buka Bersama untuk Menyambut Ramadan



Surabaya, Jatimku.com – Dalam rangka menyambut Ramadan, sebuah acara kreatif bertajuk Memories in Pieces (Junk Journaling) sukses digelar dengan penuh antusiasme. Kegiatan ini menghadirkan Nuril Afiza sebagai fasilitator, yang membimbing peserta dalam menciptakan jurnal unik dari barang-barang bekas dan benda sentimental.


Junk journaling adalah bentuk jurnal bebas tanpa aturan yang lebih menekankan ekspresi diri secara visual. Berbeda dari journaling konvensional, junk journal dibuat dengan mendaur ulang barang-barang lama seperti kertas bekas, tiket, struk, label harga, dan kain perca. Peserta diharapkan membawa sendiri bahan-bahan tersebut untuk kemudian disusun menjadi jurnal yang menceritakan kenangan atau perasaan mereka.


“Junk journaling bisa jadi cara kreatif untuk mengungkapkan perasaan dan menyimpan memori dalam bentuk yang unik dan artistik,” ujar Nuril Afiza.


Selain sesi journaling, acara ini juga diakhiri dengan kegiatan Buka Bersama sebagai momen kebersamaan tanpa gangguan digital. Dengan semangat kebersamaan dan kreativitas, acara ini memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta.


Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus berkembang, memberikan ruang bagi masyarakat untuk berekspresi serta mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan.

SMP Boarding School Qurrota A’yun Buka Pendaftaran Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2025-2026

 


Malang, Jatimku.com – SMP Boarding School Qurrota A’yun, sebuah sekolah Islam berwawasan internasional (SIBI) yang berlokasi di Kota Malang, resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun ajaran 2025-2026. Dengan sistem pendidikan berbasis pesantren modern, sekolah ini siap mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia serta memiliki keterampilan unggulan.


Target Kelulusan Unggulan

SMP Qurrota A’yun memiliki lima target utama bagi setiap lulusannya, yaitu:

  1. Mampu memahami isi kandungan Al-Qur’an

  2. Hafal minimal 3 juz Al-Qur’an

  3. Mampu membaca kitab kuning

  4. Menguasai bahasa asing dan memiliki kesempatan tour ke luar negeri

  5. Mahir dalam public speaking seperti MC, pidato, serta memiliki keterampilan berdagang

Sebagai salah satu syarat utama, calon peserta didik wajib memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an.


Jadwal Pendaftaran dan Seleksi

Terdapat dua gelombang pendaftaran bagi calon siswa:

  • Gelombang 1: 06 – 16 Januari 2025

  • Gelombang 2: 03 Februari – 20 Maret 2025

Sementara itu, seleksi bagi calon peserta didik akan dilaksanakan pada hari Jumat, 21 Maret 2025, pukul 13.00 WIB. Bagi peserta yang berasal dari luar Jawa, seleksi dapat dilakukan secara daring melalui wawancara video call (VC) atau online. Pertemuan wali santri bagi peserta yang diterima dijadwalkan pada Sabtu, 22 Maret 2025, pukul 10.00 WIB.


Keunggulan SMP Qurrota A’yun

Sebagai sekolah berbasis boarding school, Qurrota A’yun menawarkan berbagai keunggulan, di antaranya:

  • Kualitas pendidikan yang terjamin dengan biaya yang terjangkau

  • Sistem pulang setiap Sabtu bagi santri yang ingin kembali ke rumah

  • Fasilitas kelas ber-AC yang nyaman

  • Pendampingan holistik bagi para santri untuk memastikan perkembangan akademik dan spiritual yang optimal

Dengan kapasitas terbatas, SMP Qurrota A’yun hanya menerima 15 siswa per kelas pada tahun ajaran ini. Oleh karena itu, bagi para orang tua yang ingin memberikan pendidikan terbaik untuk putra mereka, segera daftarkan anak-anak ke sekolah ini.


Informasi Pendaftaran

Tempat pendaftaran berlokasi di Perumahan Gadang Regency F-06, Kota Malang. Untuk informasi lebih lanjut, calon pendaftar dapat menghubungi kontak berikut: 📞 082 223 334 887 📞 085 232 112 183

Untuk update terbaru, ikuti akun media sosial resmi SMP Qurrota A’yun di Instagram: @smpqurrotaayun.

Imbas Kasus Pertamax Oplos: Penjualan Turun 50 Persen, Pertashop Terancam Bangkrut



Malang, 17 Maret 2025 — Kasus penemuan pertamax oplos yang mencuat beberapa waktu lalu memberikan dampak signifikan bagi banyak pihak, terutama bagi para pengusaha pertashop yang menjadi salah satu titik distribusi bahan bakar di wilayah Jawa Timur. Akibat kasus ini, penjualan bahan bakar di sejumlah pertashop mengalami penurunan drastis hingga 50 persen. Bahkan, beberapa pengusaha pertashop mengaku terancam kebangkrutan.


Kasus pertamax oplos ini mengungkap adanya tindakan ilegal dalam distribusi bahan bakar di beberapa SPBU dan pertashop, di mana bahan bakar yang dijual dicampur dengan bahan lain untuk meningkatkan keuntungan. Selain merugikan konsumen, praktik ini juga merusak citra pertamina yang selama ini dikenal dengan standar kualitas produk yang tinggi.


Penurunan Penjualan Drastis

Sejumlah pengusaha pertashop yang ada di wilayah Malang dan sekitarnya mengungkapkan bahwa kasus pertamax oplos berdampak langsung pada penurunan daya beli masyarakat. "Penurunan penjualan mencapai 50 persen dalam beberapa minggu terakhir. Konsumen menjadi khawatir dan kehilangan kepercayaan terhadap kualitas bahan bakar yang kami jual," ujar salah satu pemilik pertashop yang enggan disebutkan namanya.


Selain itu, masyarakat mulai menghindari untuk membeli bahan bakar di pertashop dan lebih memilih untuk mengisi di SPBU yang lebih besar dan terjamin kualitasnya. Kekhawatiran akan kualitas bahan bakar yang terkontaminasi oplosan menyebabkan banyak konsumen beralih ke tempat lain, bahkan meski jarak tempuhnya lebih jauh.


Ancaman Kebangkrutan Bagi Pertashop

Imbas dari penurunan penjualan yang tajam ini membuat beberapa pemilik pertashop terancam kebangkrutan. Para pengusaha kecil yang bergantung pada omzet dari penjualan bahan bakar kini berada di ambang kesulitan finansial. "Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga kualitas dan mendapatkan pasokan resmi dari Pertamina, tetapi stigma yang terbentuk akibat kasus ini sangat merugikan kami," tambah salah satu pengusaha yang terdampak.


Bahkan, beberapa pertashop yang berada di wilayah yang lebih terpencil sudah mulai berpikir untuk menutup usaha mereka karena tidak mampu lagi menutupi biaya operasional yang terus meningkat.


Tanggapan Pertamina

Pihak Pertamina, selaku perusahaan yang mengelola distribusi bahan bakar di Indonesia, merespons kasus ini dengan serius. Mereka menegaskan bahwa tindakan oplos yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu sangat merugikan citra perusahaan dan juga konsumen. Pertamina berkomitmen untuk melakukan pengawasan lebih ketat di seluruh jaringan distribusi mereka, termasuk di pertashop yang menjadi mitra mereka.


"Pertamina berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan bahwa semua bahan bakar yang dijual kepada masyarakat sesuai dengan standar kualitas yang berlaku. Kami juga akan terus melakukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan tidak ada praktik oplos yang merugikan konsumen dan mitra kami," ungkap juru bicara Pertamina.


Harapan Bagi Pengusaha Pertashop

Untuk mengatasi masalah ini, beberapa pengusaha pertashop berharap pemerintah dan Pertamina dapat memberikan perhatian lebih kepada mereka, yang kini terancam bangkrut akibat kasus ini. Mereka berharap ada upaya untuk memperbaiki citra pertashop dan memberikan dukungan untuk kembali membangun kepercayaan masyarakat terhadap kualitas bahan bakar yang dijual.


"Saya harap ada kebijakan yang bisa membantu kami bertahan. Kami ingin memastikan bahwa bahan bakar yang kami jual adalah yang terbaik, dan konsumen bisa merasa aman serta nyaman," ujar seorang pengusaha pertashop lainnya.

Bahlil Akan Minta Arahan Prabowo soal Izin Kelola Tambang untuk Pesantren



Jatimku, 17 Maret 2025 — Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan rencananya untuk meminta arahan kepada Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, terkait kebijakan pemberian izin kelola tambang bagi pesantren. Hal ini diungkapkan Bahlil dalam sebuah diskusi yang membahas perkembangan sektor investasi dan penanaman modal di Indonesia, yang dinilai bisa memperkuat sektor pendidikan, terutama pesantren, melalui pemanfaatan sumber daya alam.


Langkah ini muncul setelah adanya pembicaraan tentang potensi pengelolaan tambang yang dapat dimanfaatkan untuk mendanai pembangunan pesantren. Pesantren, sebagai lembaga pendidikan yang berperan penting dalam mencetak generasi muda, dianggap memiliki potensi besar dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan untuk mendukung program pendidikan mereka.


Izin Kelola Tambang untuk Pesantren

Bahlil menegaskan bahwa proposal pemberian izin kelola tambang untuk pesantren ini bertujuan untuk memberikan kemandirian finansial bagi pesantren. Dengan memiliki sumber daya alam, pesantren diharapkan dapat memiliki dana yang cukup untuk membiayai kegiatan operasional dan pengembangan infrastruktur mereka tanpa tergantung sepenuhnya pada bantuan eksternal.


“Pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi unggul di masa depan. Dengan adanya pengelolaan tambang yang dikelola secara baik, pesantren bisa memperoleh pendanaan yang lebih stabil. Saya ingin memastikan bahwa kebijakan ini dapat berjalan sesuai dengan prinsip keberlanjutan dan tidak merusak lingkungan,” jelas Bahlil.


Namun, sebelum kebijakan ini dapat dilaksanakan, Bahlil menyatakan pentingnya berkonsultasi dengan Prabowo Subianto, yang memiliki pengalaman luas dalam bidang pertahanan dan keamanan serta pemahaman tentang potensi risiko yang terkait dengan pengelolaan sumber daya alam. Keputusan ini, menurut Bahlil, membutuhkan masukan dari berbagai pihak untuk memastikan tidak ada dampak negatif baik terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar.


Pentingnya Arahan Prabowo

Bahlil mengatakan bahwa arahan dari Prabowo Subianto sangat penting mengingat pengelolaan tambang bukanlah hal yang sederhana. Diperlukan pendekatan yang hati-hati agar tidak hanya keuntungan ekonomi yang didapatkan, tetapi juga manfaat jangka panjang yang dirasakan oleh masyarakat sekitar dan lingkungan.


"Prabowo memiliki pengalaman dan pemahaman yang mendalam tentang pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa dalam setiap langkah yang diambil, pengelolaan tambang tidak hanya menguntungkan pesantren, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar," ungkap Bahlil.


Dampak Positif bagi Pesantren

Jika kebijakan ini berjalan, pesantren dapat menjadi lebih mandiri dalam hal pendanaan. Selain itu, pesantren yang terlibat dalam pengelolaan tambang juga dapat memberikan pelatihan keterampilan kepada santri dalam bidang pertambangan dan pengelolaan sumber daya alam, sehingga menciptakan peluang kerja baru dan meningkatkan daya saing ekonomi lokal.


Bahlil menambahkan bahwa sektor pendidikan, termasuk pesantren, merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dengan adanya dukungan finansial yang lebih kuat, pesantren diharapkan dapat mengembangkan lebih banyak fasilitas pendidikan, mendirikan sekolah-sekolah vokasi, dan memperluas peluang bagi santri untuk belajar serta berkontribusi pada pembangunan bangsa.


Langkah Selanjutnya

Setelah berkonsultasi dengan Prabowo Subianto, Bahlil menyatakan bahwa pihaknya akan menyusun regulasi yang lebih jelas mengenai kebijakan pemberian izin kelola tambang kepada pesantren. Semua aspek akan dipertimbangkan dengan matang agar kebijakan ini bisa berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan dampak negatif, baik untuk pesantren itu sendiri maupun lingkungan sekitar.


Proses ini diharapkan bisa selesai dalam waktu dekat dan segera dapat memberikan manfaat yang nyata bagi sektor pendidikan di Indonesia, khususnya bagi pesantren yang berpotensi menjadi motor penggerak perekonomian lokal.

Kerja Bhakti Minggu Bersih Persiapan Event Madyopuro Mangano: Warga dan Dinas Bergotong Royong Mempercantik Kawasan Pintu Masuk Kota Malang



Malang, 16 Maret 2025 — Sebagai bagian dari persiapan untuk event Madyopuro Mangano, pada Minggu, 16 Maret 2025, warga Madyopuro menggelar Kerja Bhakti Minggu Bersih di kawasan Madyopuro Mangano. Acara ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Pokjamas Madyopuro, panitia pelaksana event, serta sejumlah dinas terkait dari Pemkot Malang, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, serta Linmas Madyopuro, Karang Taruna, LPMK, BKM, dan Paguyuban RW se-Kelurahan Madyopuro. Tidak ketinggalan, Tim Kerja dari Perumda Tugu Tirta Kota Malang juga turut terlibat dalam kegiatan ini.


Semangat Gotong Royong untuk Membangun Wajah Baru Kota Malang

Siswantoro, perwakilan dari warga Madyopuro dan panitia pelaksana event Madyopuro Mangano, menyampaikan apresiasinya kepada dinas terkait yang turut serta dalam kerja bhakti tersebut. “Kami seluruh warga Madyopuro berterima kasih kepada dinas terkait yang ikut dalam Kerja Bhakti Minggu Bersih. Ini bisa menjadi titik awal untuk mempercantik kawasan Madyopuro sebagai Wajah Baru Pintu Masuk Kota Malang,” ungkapnya.


Siswantoro juga menambahkan, pembangunan kawasan Madyopuro sebagai wajah baru Kota Malang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Inisiatif ini, yang muncul dari bawah, merupakan hasil aspirasi seluruh warga Madyopuro. Kerja Bhakti Minggu Bersih ini, kata Siswantoro, menjadi langkah kongkrit yang menunjukkan semangat gotong royong untuk membangun kawasan Madyopuro Mangano, sekaligus menjadi bagian dari pembangunan masa depan Kota Malang.


Kesiapan Menyambut Event Madyopuro Mangano

Anang Setiawan, koordinator kegiatan Kerja Bhakti Minggu Bersih, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk mempercantik kawasan, tetapi juga untuk mempersiapkan keberhasilan event Madyopuro Mangano yang akan datang. “Kerja Bhakti Minggu Bersih ini adalah langkah awal mempersiapkan kebersihan, keamanan, dan kenyamanan bagi pelaksanaan event nanti. Kami ingin seluruh warga Madyopuro bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi semua pihak,” ujarnya.


Anang, yang juga merupakan tokoh penggerak warga RW 15 Kelurahan Madyopuro, menegaskan pentingnya budaya kerja bhakti dan gotong royong. Menurutnya, kesadaran warga untuk berinisiatif dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah dapat menjadi kekuatan produktif dan progresif. Ia percaya bahwa program kerja yang berasal dari aspirasi warga akan lebih mudah berhasil dan berkelanjutan.


Kolaborasi untuk Masyarakat Kota Malang

Andik Candra, anggota Madyopuro Mangano, menegaskan bahwa semangat gotong royong dan kolaborasi selalu diutamakan dalam pembangunan kawasan ini. “Inisiatif ini bukan hanya untuk warga Madyopuro, tetapi untuk kesejahteraan seluruh warga Kota Malang,” kata Andik. Ia menambahkan bahwa meskipun cuaca hujan gerimis pada saat kegiatan, antusiasme warga dan dinas terkait tetap tinggi. Ini membuktikan semangat untuk mewujudkan harapan akan hadirnya wajah baru Pintu Masuk Kota Malang.


Kegiatan kerja bhakti ini menjadi simbol semangat kebersamaan dan tekad kuat warga Madyopuro untuk menjadikan kawasan mereka lebih baik, serta memberikan dampak positif bagi seluruh warga Kota Malang. Dengan semangat gotong royong, mereka berharap kawasan Madyopuro Mangano dapat menjadi pintu masuk yang indah dan nyaman bagi siapa saja yang datang ke Kota Malang.

Bedah Dapur Kuratorial: Mengungkap Proses di Balik Pameran The Jumping City



Gresik, 15 Maret 2025 — Proses kuratorial menjadi kunci dalam menghadirkan pameran seni yang tidak hanya estetis, tetapi juga sarat dengan pesan dan makna. Hal ini tergambar jelas dalam pameran The Jumping City yang digelar oleh Yayasan Gang Sebelah. Melalui program Curator Talk bertajuk "Bedah Dapur Kuratorial", para pengunjung diberikan kesempatan untuk menyelami proses di balik layar pameran yang menyajikan karya-karya seni dari seniman Anhar dan Suef.


Acara yang berlangsung pada Sabtu, 15 Maret 2025, di Sualoka.Hub, Gresik, ini menghadirkan dua pembicara utama: Hidayatun Nikmah, kurator pameran The Jumping City, dan Ayos Purwoaji, seorang kurator yang turut mendampingi proses kuratorial pameran ini. Diskusi ini dipandu oleh moderator Gata Mahardika.


Proses Kuratorial: Dari Pemilihan Tema hingga Penyusunan Narasi

Hidayatun Nikmah, yang juga seorang kurator perempuan, memaparkan bahwa proses kuratorial bukan sekadar memilih karya, melainkan merancang sebuah narasi yang dapat menyampaikan pesan yang kuat kepada audiens. “Proses ini dimulai dengan pemilihan tema yang relevan, yang kemudian diterjemahkan melalui pilihan karya. Di pameran ini, saya ingin menunjukkan bagaimana nilai-nilai sosial, terutama terkait dengan gender, berperan dalam menciptakan makna yang lebih dalam dalam karya seni,” ungkap Hidayatun.


Pemilihan karya-karya Anhar dan Suef dalam pameran ini juga tidak sembarangan. Kedua seniman ini memiliki kesamaan dalam berkarya, terutama dalam seni damar kurung yang kental dengan representasi maskulinitas dan narasi kepemimpinan. Hidayatun menyebutkan bahwa karya mereka menggambarkan konstruksi sosial yang menempatkan laki-laki sebagai pemimpin. Namun, sebagai kurator perempuan, Hidayatun mampu membawa perspektif baru yang membuka lebih banyak kemungkinan dalam menafsirkan karya-karya tersebut.


Perspektif Gender: Menyajikan Makna yang Lebih Kompleks

Salah satu sorotan menarik dalam diskusi ini adalah bagaimana perspektif gender berperan penting dalam proses kuratorial. Hidayatun menjelaskan bahwa pembacaan karya seni laki-laki oleh seorang kurator perempuan memberikan sudut pandang yang berbeda, yang sering kali membawa nuansa yang lebih beragam. "Pembacaan karya yang terlalu maskulin bisa membatasi eksplorasi terhadap makna lain yang ada di dalamnya. Dengan perspektif perempuan, saya berharap bisa menciptakan keseimbangan dalam pemaknaan dan membuka ruang bagi interpretasi yang lebih luas," jelasnya.


Ayos Purwoaji, kurator yang juga berpengalaman dalam mendampingi proses kuratorial The Jumping City, menambahkan bahwa keberhasilan sebuah pameran sangat ditentukan oleh pendekatan yang dilakukan oleh kurator terhadap seniman. "Hidayatun berhasil membangun hubungan yang sangat erat dengan Anhar dan Suef. Melalui diskusi yang intens, ia tidak hanya memahami karya lebih dalam, tetapi juga mampu merancang narasi yang kuat dan bermakna," ujar Ayos.



Pameran yang Lebih dari Sekadar Karya Seni

Pameran The Jumping City tidak hanya menyajikan karya seni, tetapi juga mengundang pengunjung untuk merenung lebih dalam tentang makna di balik karya-karya tersebut. Melalui proses kuratorial yang melibatkan banyak interaksi antara kurator dan seniman, pameran ini mampu memberikan perspektif baru yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga menggugah pemikiran.


Acara Curator Talk yang diselenggarakan di Sualoka.Hub menjadi kesempatan bagi publik untuk memahami lebih jauh bagaimana proses kuratorial dapat membentuk pengalaman seni yang lebih kaya. Dengan tema yang relevan dan narasi yang kuat, pameran ini membuktikan bahwa seni bukan hanya tentang apa yang terlihat, tetapi juga tentang pesan dan makna yang tersembunyi di balik karya-karya tersebut.


Pameran The Jumping City dapat dinikmati oleh masyarakat umum, dan diskusi tentang proses kuratorial yang mengiringinya memberikan wawasan baru bagi siapa saja yang ingin lebih mendalami dunia seni dan pameran.

Pasutri di Malang Jual Minyak Sunco Palsu, Terancam 5 Tahun Penjara



Malang, 15 Maret 2025 – Sebuah pasangan suami istri (pasutri) di Kabupaten Malang harus berhadapan dengan pihak berwajib setelah kedapatan menjual minyak goreng Sunco palsu. Mereka ditangkap oleh aparat Kepolisian Resor Malang atas dugaan peredaran barang palsu yang membahayakan kesehatan masyarakat.


Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan dari masyarakat yang curiga terhadap produk minyak goreng yang dijual oleh pasangan tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan dan pengujian, diketahui bahwa minyak goreng yang beredar di pasaran ternyata bukan produk asli Sunco, melainkan barang palsu yang diduga diproduksi secara ilegal. Minyak palsu tersebut beredar dengan harga yang lebih murah dibandingkan produk asli, menarik minat konsumen yang tidak curiga.


Kapolres Malang, AKBP Iwan Setiawan, mengungkapkan bahwa pasutri ini terbukti telah memalsukan produk minyak goreng dengan kemasan yang menyerupai merek terkenal, Sunco, dan kemudian menjualnya ke pasar-pasar tradisional di wilayah Malang. "Kami menemukan puluhan liter minyak goreng palsu yang sudah dikemas dan siap edar. Mereka kami tangkap dan sekarang tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.


Pasutri tersebut, yang berinisial R dan S, kini terancam hukuman penjara hingga 5 tahun serta denda maksimal Rp 2 miliar, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Pangan. Polisi juga masih melakukan pendalaman terhadap jaringan distribusi dan kemungkinan ada pihak lain yang terlibat dalam peredaran barang palsu ini.


"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membeli produk pangan, terutama yang dijual dengan harga yang tidak wajar. Ke depan, kami akan terus meningkatkan pengawasan untuk mencegah peredaran barang-barang ilegal yang dapat merugikan konsumen," tambah AKBP Iwan.


Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku usaha yang mencoba mengedarkan barang palsu demi keuntungan pribadi, serta mengingatkan pentingnya kewaspadaan konsumen dalam memilih produk yang aman dan terpercaya.

Bukan Penculikan! Atlet Taekwondo Fidya Kamalinda Muncul Setelah 10 Tahun dan Ungkap Kisahnya

 


Surabaya, Jatimku.com – Kabar mengejutkan datang dari dunia olahraga Indonesia. Fidya Kamalinda, seorang mantan atlet taekwondo yang hilang selama sepuluh tahun, akhirnya muncul kembali dan memberikan penjelasan mengenai kepergiannya yang misterius. Banyak pihak yang sebelumnya mengira bahwa Fidya adalah korban penculikan, namun dalam pengakuannya, Fidya mengungkapkan kisah yang jauh lebih rumit.


Fidya Kamalinda, yang saat itu masih aktif sebagai atlet muda taekwondo Indonesia, dilaporkan hilang pada tahun 2015 setelah mengikuti sebuah turnamen internasional di luar negeri. Ketika itu, ia tiba-tiba menghilang tanpa jejak, dan setelah penyelidikan lebih lanjut, sejumlah spekulasi tentang kemungkinan penculikan pun berkembang. Keberadaannya menjadi misteri selama lebih dari sepuluh tahun, yang membuat keluarga dan teman-temannya sangat cemas.


Namun, pada awal Maret 2025, Fidya muncul secara tiba-tiba di sebuah rumah sakit di Surabaya, dan langsung menghubungi keluarganya. Dalam pernyataan yang disampaikannya, Fidya menjelaskan bahwa ia bukanlah korban penculikan seperti yang banyak disangkakan. Sebaliknya, Fidya mengaku bahwa dirinya secara sukarela meninggalkan dunia olahraga dan keluarganya karena terlibat dalam sebuah situasi yang sangat rumit dan membingungkan.


"Selama sepuluh tahun ini, saya bukan diculik. Saya meninggalkan dunia taekwondo dan keluarga saya atas pilihan pribadi, meski itu bukan keputusan yang mudah. Saya terjebak dalam sebuah kehidupan yang penuh tekanan dan kesulitan, di mana saya merasa terisolasi," ujar Fidya dengan suara yang masih terdengar gemetar. "Saya menyesal tidak memberi kabar, namun situasi yang saya alami saat itu sangatlah kompleks."


Fidya juga mengungkapkan bahwa ia terjebak dalam jaringan yang memanfaatkannya untuk kepentingan tertentu, dan akhirnya memutuskan untuk melarikan diri dari lingkungan tersebut. "Selama bertahun-tahun, saya hidup dengan identitas baru di luar negeri, jauh dari keluarga dan teman-teman. Saya tidak bisa keluar dari lingkaran tersebut hingga akhirnya menemukan jalan keluar," jelasnya.


Keluarga Fidya, yang awalnya sangat cemas dan berpikir bahwa anak mereka adalah korban penculikan, merasa sangat lega mendengar penjelasan tersebut. "Kami sangat senang bisa bertemu kembali dengan Fidya. Meskipun kisahnya sangat sulit, kami bersyukur dia kembali dalam keadaan sehat," ungkap ibunya, dengan air mata bahagia.


Pihak kepolisian setempat kini akan melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai pengakuan Fidya, guna memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat dalam peristiwa ini. Sementara itu, masyarakat pun diingatkan untuk tidak mudah terjebak dalam spekulasi dan lebih bijaksana dalam menilai sebuah peristiwa.


Fidya Kamalinda kini berencana untuk kembali ke dunia olahraga, meskipun dengan tantangan besar yang harus dihadapinya. Ia berharap kisah hidupnya bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang untuk selalu menjaga komunikasi dan kesejahteraan mental.

[Jatimku.com] 

Menag Majukan Libur Lebaran Jadi Tanggal 21 Maret, Agar Mudik Lebih Longgar

 


Surabaya, Jatimku.com – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia kembali mengeluarkan kebijakan penting terkait dengan libur Lebaran tahun ini. Dalam upaya mengurangi kepadatan arus mudik, Menteri Agama (Menag) Indonesia telah memutuskan untuk memajukan tanggal libur Lebaran, yang semula direncanakan jatuh pada 23 Maret 2025, menjadi tanggal 21 Maret 2025.


Keputusan ini diambil untuk memberikan kesempatan lebih awal kepada masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan arus lalu lintas saat mudik Lebaran dapat lebih terkontrol dan tidak terlalu padat, mengingat selama ini momen mudik Lebaran kerap kali memicu kemacetan panjang dan memperburuk kondisi jalanan.


Menag menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memaksimalkan waktu libur bagi umat Muslim yang merayakan Idul Fitri, sehingga mereka bisa lebih leluasa dalam persiapan dan perjalanan menuju kampung halaman. "Kami berharap dengan dimajukannya libur Lebaran ini, masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih tenang, nyaman, dan aman," ujar Menag dalam keterangannya.


Pemerintah juga menekankan pentingnya protokol kesehatan selama perjalanan mudik, mengingat masih adanya potensi penyebaran virus di beberapa daerah. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kebersihan dan kesehatan selama perjalanan.


Selain itu, Menteri Perhubungan juga akan menyesuaikan jadwal transportasi umum untuk memastikan keberangkatan lebih terkoordinasi. Diharapkan, kebijakan ini tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga mengurangi beban infrastruktur transportasi yang biasanya sangat padat pada masa mudik.


Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam merayakan Lebaran, serta memastikan arus mudik berjalan lebih lancar dan aman. Semoga kebijakan ini dapat diterima baik oleh seluruh lapisan masyarakat, dan memberikan manfaat positif dalam pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini.


[Jatimku.com]

ZAMP Tugu Tirta Kota Malang Siap Jadi Tuan Rumah Madyopuro Mangano

 


Kamis, 13 Maret 2025 – Malang, Perumda Tugu Tirta Kota Malang siap menjadi tuan rumah dalam gelaran festival kuliner terbesar di Kota Malang, Madyopuro Mangano, yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 - 10 April 2025. Sebagai bagian dari persiapan acara, dilakukan pertemuan koordinasi di ruang rapat Kantor Perumda Tugu Tirta Kota Malang yang dihadiri langsung oleh Direktur Utama Perumda Tugu Tirta, Priyo Sudibyo, bersama panitia pelaksana Madyopuro Mangano.


Koordinasi ini membahas rencana penyediaan air bersih dan air minum untuk mendukung kelancaran acara yang digelar dalam rangka Syawalan dan perayaan HUT Kota Malang ke-111 tahun. Priyo Sudibyo menyampaikan bahwa Perumda Tugu Tirta akan menyediakan layanan air bersih siap minum ZAMP (Zona Air Minum Prima) yang sudah bersertifikat halal nasional. Layanan ini akan disediakan di seluruh lokasi event untuk para pedagang kuliner dan pengunjung.


"ZAMP adalah inovasi unggulan kami, menyediakan air bersih siap minum dengan kualitas terjamin dan halal. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk melayani seluruh warga Kota Malang, dan kami bangga bisa menjadi bagian dari Madyopuro Mangano," ujar Priyo Sudibyo dalam sambutannya.


Untuk memudahkan akses air bagi peserta festival, akan ada Fountain Water ZAMP di beberapa titik di lokasi event, yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh pedagang dan pengunjung. Priyo juga menambahkan bahwa Madyopuro Mangano, yang berada di kawasan sekitar kantor Perumda Tugu Tirta, akan menjadi prioritas utama bagi layanan air bersih.



Madyopuro Mangano sebagai Ikon Baru Kota Malang

Rencana pengembangan Kawasan Madyopuro Mangano sebagai destinasi dan ikon baru Kota Malang juga mendapatkan perhatian serius dari Perumda Tugu Tirta. Priyo Sudibyo menekankan bahwa pengembangan kawasan ini sejalan dengan program kerja jangka panjang Perumda Tugu Tirta, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas infrastruktur dan layanan publik di kawasan tersebut. Salah satu langkah strategis yang diusung adalah menjadikan Pintu Masuk Tol Madyopuro sebagai wajah baru Kota Malang dengan konsep beautification city yang mendukung branding dan place-making.


“Kami siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memajukan Madyopuro Mangano dan menjadikan Kota Malang lebih maju dan berkelas,” lanjut Priyo Sudibyo.


Dukungan terhadap UMKM dan Sertifikasi Halal

Selain itu, panitia pelaksana Madyopuro Mangano juga tengah berupaya memberikan dukungan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan tersebut. Nopi Andre, salah satu perwakilan panitia, mengungkapkan bahwa saat ini mereka bekerja sama dengan Bank Indonesia, Diskopindag Kota Malang, Dinkop UMKM Provinsi Jawa Timur, dan Halal Center Bahrul Maghfirah untuk memberikan sertifikasi halal kepada 206 warung dan UMKM yang ada di kawasan tersebut.


“Pada tahap pertama, kami menargetkan 60 pemilik usaha warung dan UMKM untuk mendapatkan sertifikasi halal secara gratis. Namun, kami masih membutuhkan lebih dari 140 pemilik usaha lainnya untuk melengkapi proses ini,” jelas Nopi Andre.


Dengan adanya sertifikasi halal ini, Madyopuro Mangano diharapkan dapat menjadi pusat kuliner halal terbesar di Kota Malang, menarik wisatawan yang mencari kuliner yang terjamin kehalalannya. Nopi juga menyampaikan bahwa ZAMP Tugu Tirta akan sangat mendukung pengembangan kawasan ini, mengingat layanan air bersih yang sudah terjamin kehalalannya.


Sinergi untuk Kota Malang yang Lebih Maju

Kolaborasi antara Perumda Tugu Tirta dan berbagai pihak lainnya dalam pengembangan kawasan Madyopuro Mangano menunjukkan tekad untuk menjadikan Kota Malang sebagai kota yang lebih maju, bersih, dan berkelas. Dengan komitmen terhadap pelayanan publik dan pengembangan ekonomi lokal, kawasan ini diharapkan dapat menjadi pusat wisata kuliner yang tak hanya menarik wisatawan, tetapi juga mendukung keberlanjutan UMKM lokal.


Tunggu saja, Madyopuro Mangano akan segera hadir dengan berbagai inovasi menarik yang siap memanjakan pengunjung!

Polres Malang Bongkar Sindikat Pemerasan Modus LSM dan Wartawan Palsu, Ancam Korban Setor Rp 500 Juta



Malang, 13 Maret 2025 – Kepolisian Resor (Polres) Malang berhasil membongkar sindikat pemerasan yang menggunakan modus LSM dan wartawan palsu. Para pelaku yang terdiri dari beberapa individu ini, mengancam korban dengan tuduhan yang tidak benar dan meminta uang sebesar Rp 500 juta sebagai kompensasi untuk menghentikan pemberitaan atau aksi yang mereka klaim akan dilakukan.


Pengungkapan sindikat ini bermula setelah salah seorang korban yang merasa tertekan melapor ke pihak kepolisian. Korban yang merupakan seorang pengusaha lokal mengaku didatangi oleh beberapa orang yang mengaku sebagai anggota LSM dan wartawan. Para pelaku mengancam akan mempublikasikan tuduhan yang merugikan reputasi bisnis korban jika tidak diberikan sejumlah uang.


"Modus yang mereka lakukan sangat rapi. Mereka mengaku dari sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan bahkan menunjukkan identitas palsu sebagai wartawan. Mereka menekan korban untuk memberikan uang agar tidak mengungkapkan isu yang bisa merusak nama baiknya," ungkap Kapolres Malang, AKBP Harun Rasyid, dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (13/3/2025).


Sindikat ini diketahui menggunakan berbagai taktik, termasuk mengirimkan surat ancaman dan melakukan percakapan melalui telepon dengan nada intimidatif. Para pelaku juga memaksa korban untuk menyetorkan uang sebesar Rp 500 juta, dengan ancaman akan menerbitkan berita palsu yang dapat mencoreng bisnis korban.


Setelah menerima laporan, Polres Malang langsung bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan. Berkat kerjasama yang baik antara tim Reserse Kriminal (Reskrim) dan saksi-saksi yang ada, pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi para pelaku dan menangkap mereka dalam waktu singkat.


"Setelah kami melakukan serangkaian penyelidikan dan pemantauan, akhirnya kami berhasil menangkap sindikat ini. Mereka melakukan pemerasan dengan cara yang sangat terorganisir, memanfaatkan identitas palsu untuk menakut-nakuti korban," tambah AKBP Harun.


Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, seperti kartu identitas palsu, surat ancaman, dan bukti percakapan telepon yang digunakan para pelaku untuk memeras korban.


Kini, para pelaku yang terdiri dari empat orang tersebut telah ditahan dan dijerat dengan pasal pemerasan dan penipuan. Mereka diancam dengan pidana penjara yang cukup lama, mengingat modus yang mereka gunakan sangat merugikan korban dan melanggar hukum.


Kasus ini mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai LSM atau wartawan yang tidak jelas identitasnya. Polres Malang juga menghimbau agar setiap upaya pemerasan atau penipuan segera dilaporkan agar dapat segera diusut tuntas.


Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus menindak tegas segala bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat, terutama yang mengatasnamakan profesi tertentu demi kepentingan pribadi.

Mobil Tabrak Pengendara Motor dan Pedagang Cilok di Depan SPBU UMM

 


Malang, Jatimku.com – Kecelakaan terjadi di depan SPBU Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang melibatkan sebuah mobil yang menabrak pengendara motor dan pedagang cilok pada Senin pagi (12/03). Kejadian ini menyebabkan dua orang terluka, salah satunya adalah seorang pedagang cilok yang sedang berjualan di sekitar lokasi kejadian.


Menurut saksi mata, mobil yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi hilang kendali dan menabrak motor yang sedang melintas, kemudian menabrak pedagang cilok yang berada di trotoar dekat SPBU. Tabrakan tersebut mengakibatkan pengendara motor terjatuh dan mengalami luka-luka pada bagian kaki, sementara pedagang cilok tersebut juga mengalami luka ringan akibat terbentur mobil.


Warga sekitar segera memberikan pertolongan kepada korban dengan membawa mereka ke rumah sakit terdekat. Beberapa warga juga membantu mengamankan pengemudi mobil yang terlihat panik dan masih berada di lokasi kejadian. Mobil yang terlibat dalam kecelakaan tersebut mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan.


Kapolsek setempat, Kompol Joko Sumarno, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mencari tahu penyebab kecelakaan. "Kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan ini. Untuk sementara, sopir mobil sudah kami amankan untuk dimintai keterangan," kata Kompol Joko.


Pihak kepolisian juga menduga bahwa kecelakaan ini bisa disebabkan oleh kelalaian pengemudi atau kondisi jalan yang licin akibat hujan yang baru saja reda. Namun, pemeriksaan lebih lanjut masih akan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti dari insiden tersebut.


Kecelakaan ini tidak hanya menyebabkan kerugian materiil, tetapi juga menambah keprihatinan warga mengenai keselamatan di jalan raya, terutama di sekitar kawasan SPBU yang sering dilalui kendaraan dan pejalan kaki. Sejumlah warga berharap agar pihak berwenang dapat meningkatkan pengawasan dan penataan kawasan tersebut agar kejadian serupa tidak terulang.


Sementara itu, pedagang cilok yang menjadi korban dalam kejadian ini, Siti Rohmah, mengaku masih merasa shock meski hanya mengalami luka ringan. “Tiba-tiba mobil itu melaju sangat cepat dan menabrak saya. Alhamdulillah, saya hanya sedikit terluka, tapi sangat syok dengan kejadian ini,” ungkap Siti.


Pihak keluarga korban berharap agar pengemudi yang terlibat dalam kecelakaan ini dapat bertanggung jawab atas insiden yang terjadi. Saat ini, proses penyelidikan masih berjalan dan diharapkan dapat segera memberikan kejelasan mengenai kejadian tersebut.

Redaksi Jatimku.com