Latest News

Tampilkan postingan dengan label BISNIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BISNIS. Tampilkan semua postingan

Berbagi Kebaikan: Menyambut Tamu dengan Ramah di Lebaran

 


 Jatimku.com - Lebaran merupakan momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Selain menjadi waktu untuk merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa, Lebaran juga menjadi waktu berkumpul bersama keluarga dan sahabat. Salah satu tradisi yang tidak boleh dilewatkan adalah menyambut tamu dengan penuh kehangatan dan keramahan. Menjadi tuan rumah yang ramah di hari spesial ini tidak hanya menciptakan suasana yang menyenangkan, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kebersamaan yang sangat dijunjung tinggi dalam Islam.


Menyambut tamu dengan baik adalah salah satu bentuk berbagi kebaikan yang dapat mempererat hubungan antarmanusia. Sebagai tuan rumah, ada beberapa cara untuk menyambut tamu dengan ramah dan membuat mereka merasa dihargai serta nyaman saat datang ke rumah Anda selama Lebaran.


1. Persiapkan Rumah dengan Bersih dan Nyaman

Langkah pertama yang penting untuk menyambut tamu adalah memastikan rumah dalam keadaan bersih dan nyaman. Dekorasi sederhana dengan nuansa Lebaran, seperti menggunakan ketupat, lampu hias, atau bunga segar, dapat memberikan kesan hangat dan menyambut. Tidak perlu terlalu mewah, yang terpenting adalah kenyamanan tamu yang datang.


Memastikan ruangan bersih dan rapi akan membuat tamu merasa nyaman dan dihargai. Selain itu, menjaga kebersihan rumah juga menunjukkan perhatian Anda terhadap kenyamanan tamu dan rasa hormat kepada mereka.


2. Sambut dengan Senyuman dan Sapa yang Hangat

Senyum adalah bahasa universal yang bisa mencairkan suasana. Saat tamu datang, pastikan Anda menyambutnya dengan senyuman lebar dan sapaan yang hangat. Ucapan seperti "Selamat Lebaran" atau "Selamat datang di rumah kami" dapat membuat tamu merasa lebih dihargai dan diterima dengan baik.


Senyuman tidak hanya membuat tamu merasa lebih diterima, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih akrab dan menyenangkan. Dalam budaya Indonesia, sikap ramah adalah cerminan dari adat yang menjunjung tinggi nilai-nilai sopan santun.


3. Tawarkan Hidangan Lebaran dengan Sabar

Tidak ada yang lebih memikat hati tamu selain hidangan Lebaran yang menggugah selera. Ketupat, opor ayam, rendang, atau kue-kue Lebaran selalu menjadi sajian khas yang tak boleh terlupakan. Saat tamu datang, pastikan Anda menyiapkan hidangan yang cukup dan menyajikannya dengan ramah.


Jangan terburu-buru saat melayani tamu. Tawarkan mereka berbagai pilihan hidangan dan beri kesempatan bagi tamu untuk memilih sesuai dengan selera mereka. Jika ada tamu yang memiliki pantangan makanan, cobalah untuk menyiapkan menu alternatif sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan mereka.


Namun, yang lebih penting adalah melayani dengan ikhlas dan tidak terburu-buru. Memberikan waktu bagi tamu untuk menikmati makanan dan berbincang akan menciptakan suasana yang lebih santai dan menyenangkan.


4. Bersikap Sabar dan Menghargai Setiap Tamu

Lebaran adalah waktu yang penuh dengan silaturahmi, dan banyak tamu yang datang dari berbagai kalangan. Sebagai tuan rumah, bersikap sabar adalah kunci untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi tamu Anda. Ada kalanya tamu datang dengan cerita panjang atau permintaan tertentu, namun tetaplah tenang dan berbicara dengan hati yang terbuka.


Jika tamu datang dalam jumlah banyak, pastikan Anda melayani setiap tamu dengan penuh perhatian, tanpa terlihat terburu-buru. Keikhlasan dalam melayani akan menambah kesan baik pada tamu yang datang.


5. Menghargai Kehadiran Tamu dengan Memberikan Cendera Mata

Sebagai bentuk rasa terima kasih atas kehadiran tamu yang datang ke rumah, Anda bisa memberikan cendera mata kecil yang bermanfaat. Misalnya, sebuah bingkisan makanan ringan khas Lebaran atau souvenir sederhana yang dapat diingat. Cendera mata ini tak perlu mahal, yang terpenting adalah niat dan rasa syukur atas kebersamaan yang terjalin.


Memberikan sesuatu kepada tamu juga menunjukkan bahwa Anda menghargai kehadiran mereka dan ingin berbagi kebahagiaan pada momen istimewa ini. Sebuah cendera mata yang diberikan dengan tulus akan lebih berkesan daripada sekadar materi.


6. Tunjukkan Rasa Syukur dan Bersyukur Bersama

Lebaran adalah saat yang tepat untuk saling bersyukur atas segala berkah yang telah diberikan sepanjang tahun. Anda bisa mengajak tamu untuk berbincang sejenak tentang momen kebahagiaan yang telah dilalui atau berdoa bersama sebelum menikmati hidangan. Berbagi kebahagiaan dengan cara ini akan mempererat ikatan batin antara tuan rumah dan tamu.


Juga, jangan lupa untuk mengingatkan diri sendiri dan keluarga untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan. Dengan berbagi kebahagiaan di hari Lebaran, kita mengingatkan diri sendiri untuk tetap rendah hati dan penuh rasa terima kasih.


7. Menciptakan Suasana Silaturahmi yang Akhirnya Menjadi Kenangan Manis

Lebaran adalah waktu yang tepat untuk mempererat tali persaudaraan. Tidak hanya dengan keluarga dekat, tetapi juga dengan teman lama, tetangga, atau sahabat yang mungkin sudah lama tidak bertemu. Momen kebersamaan ini bisa menjadi kenangan indah yang akan dikenang sepanjang tahun.


Pastikan Anda memberikan ruang bagi tamu untuk merasa diterima dan memiliki kesempatan untuk berbagi cerita. Kadang, percakapan ringan dan tawa bersama dapat mengubah suasana yang awalnya formal menjadi lebih akrab dan penuh keceriaan.

Berbagi Kebahagiaan: Zakat Fitrah dan Sedekah Lebaran

 



 Jatimku.com - Lebaran adalah momen penuh kebahagiaan, tidak hanya bagi mereka yang merayakannya, tetapi juga bagi masyarakat secara keseluruhan. Di balik keindahan tradisi yang mengisi suasana, ada satu nilai yang tak kalah penting: berbagi. Salah satu bentuk berbagi yang paling penting dalam rangka menyambut Lebaran adalah zakat fitrah dan sedekah Lebaran. Kedua amal ini bukan hanya kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga merupakan wujud kepedulian sosial yang membantu meringankan beban sesama.


Menjelang Lebaran, zakat fitrah dan sedekah Lebaran menjadi sorotan. Banyak orang mulai mempersiapkan dana untuk membayar zakat dan memberi sedekah, demi memastikan bahwa mereka turut berkontribusi dalam kebahagiaan orang lain. Apa pentingnya kedua amal ini, dan bagaimana cara melaksanakannya dengan bijak?


1. Zakat Fitrah: Kewajiban Umat Islam yang Menjadi Berkah

Zakat fitrah adalah salah satu dari lima rukun Islam yang harus dilaksanakan oleh setiap Muslim. Zakat ini wajib dikeluarkan pada bulan Ramadan, tepat sebelum Hari Raya Idul Fitri, sebagai bentuk pembersih jiwa dan sebagai wujud rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Zakat fitrah juga bertujuan untuk membersihkan harta dan diri dari hal-hal yang dapat mengurangi kesempurnaan ibadah selama Ramadan.


Besar zakat fitrah yang harus dikeluarkan adalah setara dengan kebutuhan pokok sehari-hari seperti beras. Di Indonesia, umumnya zakat fitrah dihitung berdasarkan satu sha' (sekitar 2,5 kg beras) per orang, atau sekitar Rp 30.000 hingga Rp 50.000 per orang, tergantung wilayah dan jenis bahan pokok yang digunakan. Zakat fitrah ini tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga bagi yang menunaikannya, karena dapat membersihkan harta dan menyempurnakan ibadah puasa.


2. Sedekah Lebaran: Wujud Kepedulian Sosial di Hari Raya

Selain zakat fitrah, sedekah Lebaran juga menjadi tradisi yang sangat dihargai. Sedekah ini bisa berupa uang, makanan, pakaian, atau kebutuhan lainnya yang diberikan kepada mereka yang membutuhkan. Dalam suasana Lebaran, sedekah Lebaran menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian antar sesama. Pemberian sedekah tidak hanya sebatas untuk keluarga terdekat, tetapi juga kepada tetangga, teman, atau masyarakat yang kurang mampu.


Pada saat Lebaran, biasanya banyak orang yang memberikan angpau atau hadiah kepada anak-anak atau keluarga. Hal ini selain untuk mempererat hubungan silaturahmi, juga untuk mendukung ekonomi keluarga yang kurang beruntung. Memberikan sedekah dapat memberikan kebahagiaan bagi penerima, namun juga menambah kebahagiaan bagi pemberi karena bisa merasakan kedamaian dan kepuasan hati.


3. Manfaat Zakat Fitrah dan Sedekah Lebaran bagi Masyarakat

Berbagi melalui zakat fitrah dan sedekah Lebaran membawa manfaat yang besar, tidak hanya untuk individu yang memberi dan menerima, tetapi juga untuk masyarakat secara keseluruhan. Bagi yang menerima zakat fitrah, bantuan ini menjadi sumber daya yang penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di momen yang penuh kebahagiaan seperti Lebaran. Sedangkan bagi yang memberi, zakat dan sedekah ini menjadi sarana untuk mendapatkan keberkahan dan pahala dari Allah SWT, serta menjaga solidaritas sosial.


Selain itu, zakat dan sedekah juga dapat mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat, dengan membantu mereka yang kurang mampu merasakan kebahagiaan yang sama saat merayakan Lebaran. Ini juga memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan antar sesama, sesuai dengan semangat berbagi yang menjadi inti dari Hari Raya Idul Fitri.


4. Cara Bijak Membayar Zakat Fitrah dan Memberikan Sedekah Lebaran

Bagi yang berencana untuk menunaikan zakat fitrah, penting untuk memastikan bahwa pembayaran dilakukan tepat waktu, yaitu sebelum salat Idul Fitri. Zakat fitrah dapat dibayarkan di masjid, lembaga amil zakat, atau melalui aplikasi pembayaran yang semakin banyak tersedia di era digital ini. Pemilihan lembaga amil zakat yang terpercaya juga penting untuk memastikan bahwa dana zakat sampai kepada yang berhak.


Sedangkan untuk sedekah Lebaran, pastikan pemberian dilakukan dengan cara yang tidak membebani keuangan pribadi, tetapi tetap memberikan manfaat bagi penerima. Sedekah tidak selalu harus dalam bentuk uang, tetapi bisa juga berupa barang yang berguna, seperti pakaian layak pakai, makanan, atau bahkan bantuan berupa tenaga.


Bagi yang memiliki kemampuan lebih, sedekah Lebaran bisa dilakukan dalam jumlah yang lebih besar, namun bagi yang terbatas secara finansial, sedekah sedikitpun tetap bernilai besar di sisi Allah SWT. Yang terpenting adalah niat dan keikhlasan dalam memberi.


5. Berbagi Kebahagiaan dengan Penuh Keikhlasan

Lebaran adalah momen yang sempurna untuk menunjukkan rasa syukur kepada Allah SWT, serta kepada sesama umat manusia. Zakat fitrah dan sedekah Lebaran mengajarkan kita untuk saling berbagi dan peduli terhadap kebutuhan orang lain, terlebih lagi mereka yang membutuhkan. Dengan berbagi, kita tidak hanya memperkaya diri secara spiritual, tetapi juga menjalin hubungan yang lebih erat dengan sesama.


Selain itu, berbagi kebahagiaan melalui zakat fitrah dan sedekah Lebaran juga membantu menciptakan masyarakat yang lebih adil, penuh kasih, dan solidaritas. Ini adalah inti dari makna Lebaran itu sendiri—sebuah waktu untuk membersihkan hati, memperbaiki diri, dan berbagi kebahagiaan dengan orang lain.

Hikmah Ramadhan dan Kembali ke Fitri



Jatimku.com – Bulan Ramadhan bukan sekadar waktu untuk menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas diri, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta memperdalam spiritualitas. Di penghujung bulan suci ini, setiap muslim diharapkan kembali ke keadaan yang lebih suci, atau dikenal dengan istilah 'kembali ke fitri'.


Hikmah Ramadhan dalam Kehidupan

Ramadhan menghadirkan banyak pelajaran berharga bagi umat Islam. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Melatih Kesabaran dan Pengendalian Diri – Berpuasa mengajarkan manusia untuk bersabar dalam menghadapi cobaan dan menahan hawa nafsu.

  2. Mempererat Tali Silaturahmi – Momen berbuka puasa bersama dan ibadah berjamaah memperkuat rasa kebersamaan dan kasih sayang antarsesama.

  3. Meningkatkan Kepedulian Sosial – Ramadhan mengajarkan untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan melalui zakat, infak, dan sedekah.

  4. Merefleksi Diri – Bulan ini menjadi kesempatan untuk introspeksi, memperbaiki kesalahan, dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.


Makna Kembali ke Fitri

Setelah satu bulan penuh beribadah dan menahan diri, umat Islam merayakan Idul Fitri sebagai simbol kemenangan atas hawa nafsu dan dosa. ‘Kembali ke fitri’ berarti kembali ke kesucian, baik secara spiritual maupun sosial.


Beberapa makna mendalam dari kembali ke fitri adalah:

  • Kesucian Jiwa – Setelah berpuasa, hati menjadi lebih bersih dari sifat buruk dan dosa.

  • Memaafkan dan Memulai yang Baru – Idul Fitri menjadi momen saling memaafkan dan memperbaiki hubungan yang renggang.

  • Kesederhanaan dan Keikhlasan – Ramadhan mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati bukan dari harta atau kedudukan, tetapi dari hati yang bersih dan ikhlas.


Kesimpulan

Ramadhan adalah perjalanan spiritual yang membawa umat Islam menuju kebersihan jiwa dan ketakwaan. Dengan memahami hikmah di balik puasa dan memaknai kembali ke fitri secara mendalam, seseorang dapat menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peduli kepada sesama, dan lebih dekat kepada Tuhan.


Semoga setiap langkah kita di bulan suci ini menjadi berkah yang terus terbawa dalam kehidupan sehari-hari. Selamat menyambut Idul Fitri! 🌙✨

Jatimku.com – Menyelami Sastra, Menghidupkan Makna

Tips Berhemat Saat Lebaran: Rayakan dengan Bijak Tanpa Boros



Jatimku.com – Lebaran adalah momen istimewa yang dinanti-nantikan setiap tahun. Namun, sering kali perayaan ini juga identik dengan pengeluaran besar, mulai dari belanja baju baru, hidangan spesial, hingga tradisi berbagi THR. Agar tetap bisa menikmati kebahagiaan Idulfitri tanpa khawatir kondisi keuangan setelahnya, berikut beberapa tips berhemat saat Lebaran yang bisa diterapkan.


1. Buat Anggaran dan Prioritaskan Kebutuhan

Sebelum memasuki bulan Ramadan, buat daftar anggaran khusus untuk Lebaran. Pisahkan antara kebutuhan utama, seperti zakat dan sedekah, dengan pengeluaran sekunder, seperti baju baru atau dekorasi rumah. Dengan perencanaan yang matang, pengeluaran bisa lebih terkontrol.


2. Belanja dengan Bijak

  • Manfaatkan promo atau diskon yang sering ditawarkan menjelang Lebaran.

  • Bandingkan harga di beberapa toko sebelum memutuskan untuk membeli.

  • Hindari pembelian impulsif dan fokus pada barang yang benar-benar diperlukan.


3. Kurangi Pengeluaran untuk Baju Baru

Tidak ada salahnya mengenakan pakaian lama yang masih bagus. Jika ingin membeli baju baru, pilihlah model yang bisa digunakan dalam berbagai kesempatan, bukan hanya saat Lebaran.


4. Masak Sendiri daripada Membeli Makanan Jadi

Makanan khas Lebaran seperti ketupat, opor ayam, dan rendang bisa lebih hemat jika dimasak sendiri. Selain lebih murah, memasak sendiri juga memastikan kualitas dan kebersihan makanan.


5. Bijak dalam Memberikan THR

Jika memiliki banyak keponakan atau keluarga yang harus diberikan THR, tetapkan jumlah yang sesuai dengan kemampuan finansial. Ingat, yang terpenting bukan nominalnya, tetapi ketulusan dalam berbagi.


6. Gunakan Transportasi yang Hemat

Bagi yang mudik, bandingkan biaya transportasi antara kereta, bus, atau kendaraan pribadi. Manfaatkan tiket promo atau mudik bersama agar lebih hemat.


7. Simpan Sebagian Uang untuk Setelah Lebaran

Jangan habiskan seluruh gaji atau THR untuk perayaan Lebaran. Pastikan ada dana yang disimpan untuk kebutuhan setelah Idulfitri agar tidak mengalami kesulitan finansial di bulan berikutnya.


Kesimpulan

Lebaran adalah waktu untuk berbagi kebahagiaan, tetapi bukan berarti harus menghabiskan banyak uang. Dengan perencanaan keuangan yang matang, kita bisa tetap menikmati momen Lebaran tanpa beban finansial. Mari rayakan Idulfitri dengan kebijaksanaan dan keberkahan! 🌙✨


Jatimku.com – Menyelami Sastra, Menghidupkan Makna

Inspirasi Dekorasi Rumah Bertema Ramadhan

 


Jatimku.com – Bulan Ramadhan adalah momen yang penuh berkah dan kebersamaan. Untuk menambah nuansa spiritual dan kehangatan di rumah, banyak keluarga mulai mendekorasi rumah mereka dengan sentuhan khas Ramadhan. Berikut beberapa inspirasi dekorasi rumah bertema Ramadhan yang bisa Anda terapkan:


1. Gunakan Warna Hangat dan Islami

Warna seperti emas, hijau, dan biru sering dikaitkan dengan suasana Islami dan Ramadhan. Gunakan elemen dekorasi dengan warna-warna ini untuk menciptakan suasana yang nyaman dan menenangkan.


2. Lampu Hias dan Lentera Arab

Lentera atau lampu hias berbentuk geometris khas Timur Tengah bisa menjadi elemen dekorasi utama. Anda bisa meletakkannya di ruang tamu atau teras untuk memberikan kesan hangat saat berbuka puasa.


3. Hiasan Kaligrafi Islami

Tambahkan dekorasi berupa kaligrafi Islami dengan tulisan seperti "Ramadhan Kareem" atau ayat-ayat Al-Qur'an. Bisa dalam bentuk lukisan, stiker dinding, atau ukiran kayu yang memperindah ruangan.


4. Sudut Ibadah yang Nyaman

Siapkan satu sudut khusus di rumah sebagai tempat ibadah dengan sajadah yang nyaman, rak Al-Qur’an, dan wewangian seperti aroma kayu gaharu agar ibadah terasa lebih khusyuk.


5. Meja Makan Bertema Ramadhan

Percantik meja makan dengan taplak bertema Islami, peralatan makan bernuansa emas atau perak, serta lilin aromaterapi untuk menciptakan suasana berbuka puasa yang lebih istimewa.


6. DIY Hiasan Kertas dan Gantungan Bulan Bintang

Untuk menambah keseruan, buatlah dekorasi DIY (Do It Yourself) bersama keluarga seperti hiasan gantung berbentuk bulan sabit dan bintang dari kertas atau kain flanel.


7. Tambahkan Aroma Khas Timur Tengah

Gunakan lilin aromaterapi atau dupa dengan aroma khas Timur Tengah seperti oud, gaharu, atau mawar untuk memberikan nuansa Ramadhan yang lebih mendalam.


Kesimpulan

Dengan sentuhan dekorasi sederhana, rumah bisa menjadi tempat yang lebih nyaman dan penuh semangat Ramadhan. Dekorasi tidak hanya memperindah ruangan tetapi juga menambah kekhusyukan dalam menjalankan ibadah di bulan suci ini. Selamat menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan rumah yang penuh berkah!


Jatimku.com – Menginspirasi Lewat Kata-kata

Cara Mengelola Keuangan agar Gaji Tidak Cepat Habis



Jatimku.com – Mengelola keuangan dengan baik merupakan keterampilan penting agar gaji tidak cepat habis sebelum akhir bulan. Tanpa perencanaan yang matang, seseorang bisa terjebak dalam pola hidup konsumtif yang membuat kondisi keuangan tidak stabil. Berikut beberapa cara efektif untuk mengelola keuangan agar tetap terkontrol:


1. Buat Anggaran Bulanan

Menentukan anggaran adalah langkah pertama yang harus dilakukan. Catat semua pemasukan dan pengeluaran tetap, seperti kebutuhan pokok, tagihan, dan tabungan. Dengan begitu, Anda dapat mengontrol pengeluaran agar tidak melebihi pemasukan.


2. Terapkan Metode 50/30/20

Metode ini membagi gaji ke dalam tiga kategori:

  • 50% untuk kebutuhan pokok (makanan, sewa, listrik, dan transportasi)

  • 30% untuk keinginan (hiburan, makan di luar, atau belanja)

  • 20% untuk tabungan dan investasi


Dengan metode ini, Anda bisa menyeimbangkan pengeluaran tanpa mengorbankan kebutuhan jangka panjang.


3. Batasi Penggunaan Kartu Kredit

Kartu kredit bisa menjadi alat pembayaran yang praktis, tetapi jika tidak digunakan dengan bijak, dapat menyebabkan utang menumpuk. Gunakan kartu kredit hanya untuk keperluan mendesak dan selalu bayar tagihan tepat waktu.


4. Prioritaskan Menabung dan Berinvestasi

Sebisa mungkin, sisihkan sebagian gaji untuk ditabung sebelum membelanjakan uang untuk hal lain. Selain itu, pertimbangkan investasi seperti reksa dana, saham, atau emas agar keuangan lebih berkembang.


5. Hindari Gaya Hidup Konsumtif

Seringkali, pengeluaran membengkak karena gaya hidup konsumtif, seperti terlalu sering nongkrong di kafe atau membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Belajarlah untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan agar keuangan lebih stabil.


6. Cari Sumber Penghasilan Tambahan

Jika memungkinkan, cari pekerjaan sampingan atau usaha kecil-kecilan untuk menambah pemasukan. Dengan memiliki sumber pendapatan tambahan, Anda tidak terlalu bergantung pada satu sumber gaji saja.


Kesimpulan

Mengelola keuangan dengan baik membutuhkan disiplin dan perencanaan yang matang. Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, gaji yang Anda terima setiap bulan bisa cukup hingga akhir bulan, bahkan memungkinkan Anda menabung dan berinvestasi untuk masa depan. Mulailah dari sekarang agar keuangan lebih sehat dan terencana!

Jatimku.com – Menginspirasi Lewat Kata-kata

Momen STY Rayakan Gol Indonesia ke Gawang Bahrain


Doha – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), kembali menjadi sorotan usai merayakan gol spektakuler yang dicetak skuad Garuda ke gawang Bahrain dalam laga uji coba di Doha, Qatar, Selasa (26/3). Gol tersebut membawa semangat baru bagi tim, yang tengah bersiap menghadapi tantangan di level internasional.


Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Indonesia berhasil membobol gawang Bahrain melalui serangan cepat yang dikonversi menjadi gol indah. Momen ini disambut antusias oleh STY, yang terlihat melonjak dari tempat duduknya dan mengangkat tangan dengan ekspresi penuh semangat. Para pemain di bangku cadangan pun ikut larut dalam euforia tersebut.


Shin Tae-yong, dalam konferensi pers usai laga, mengungkapkan rasa bangganya terhadap performa anak asuhnya. "Gol ini bukan hanya soal skor, tetapi juga menunjukkan perkembangan tim. Saya senang melihat mereka semakin percaya diri dan bermain dengan determinasi tinggi," ujar pelatih asal Korea Selatan itu.


Aksi selebrasi STY ini pun viral di media sosial, dengan banyak netizen yang memuji semangat dan dedikasi pelatih berusia 53 tahun tersebut. Warganet menyebut bahwa ekspresi kegembiraan STY mencerminkan harapan besar masyarakat Indonesia terhadap kemajuan sepak bola nasional.


Meskipun laga ini hanya berstatus uji coba, kemenangan dan permainan apik yang ditampilkan Timnas Indonesia menjadi modal positif menjelang ajang kompetitif selanjutnya. Publik kini semakin optimistis bahwa di bawah kepemimpinan STY, Timnas Indonesia bisa berbicara lebih banyak di kancah internasional.

Wamenag Tak Permasalahkan Ormas Minta THR, Sebut Bagian dari Tradisi


Jatimku.com – Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Saiful Rahmat Dasuki, menegaskan bahwa organisasi masyarakat (ormas) yang meminta Tunjangan Hari Raya (THR) bukanlah suatu pelanggaran, melainkan bagian dari tradisi yang telah lama berlangsung di Indonesia. Hal ini ia sampaikan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (27/3), menanggapi perbincangan publik terkait fenomena tersebut menjelang Hari Raya Idulfitri.


Menurut Saiful, selama permintaan THR dilakukan secara sukarela tanpa adanya unsur paksaan atau intimidasi, maka hal itu masih dalam batas kewajaran. "Di banyak daerah, budaya saling berbagi dan memberikan santunan kepada berbagai pihak, termasuk ormas, sudah menjadi bagian dari tradisi menjelang Lebaran. Yang penting adalah tidak ada unsur pemaksaan atau tekanan terhadap pihak yang memberi," ujarnya.


Meskipun demikian, ia mengingatkan agar ormas tetap menjunjung tinggi etika dalam menjalankan tradisi ini. Pemerintah juga mengimbau agar masyarakat tidak merasa terbebani dan tetap memberi dengan niat ikhlas. "Jika ada pihak yang merasa keberatan atau tertekan, tentu bisa melaporkan ke pihak berwenang," tambahnya.


Pernyataan Wamenag ini mendapat tanggapan beragam dari masyarakat. Beberapa pihak menilai bahwa permintaan THR oleh ormas adalah hal yang wajar dalam konteks sosial budaya Indonesia. Namun, ada juga yang mengkhawatirkan potensi penyalahgunaan jika praktik ini tidak diawasi dengan baik.


Sejumlah pengamat sosial menilai bahwa tradisi ini perlu tetap dikontrol agar tidak berubah menjadi kewajiban yang membebani masyarakat atau pelaku usaha. "Budaya berbagi itu baik, tapi harus ada batasannya agar tidak ada pihak yang merasa terpaksa," ujar Sosiolog Universitas Indonesia, Bambang Supriyanto.


Dengan mendekatnya Hari Raya Idulfitri, praktik pemberian THR ini diperkirakan akan terus menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Pemerintah berharap agar nilai kebersamaan dan gotong royong tetap menjadi semangat utama dalam tradisi ini.

PT KAI Luncurkan Fitur Pemilihan Tempat Duduk Khusus untuk Penumpang Perempuan



jatimku.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi meluncurkan fitur terbaru yang memungkinkan penumpang perempuan memilih tempat duduk khusus saat memesan tiket. Fitur ini dihadirkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang perempuan selama perjalanan.


Vice President Public Relations PT KAI, dalam keterangannya pada Selasa (25/3/2025), menyatakan bahwa fitur ini tersedia pada aplikasi KAI Access dan situs resmi KAI. Dengan adanya fitur ini, penumpang perempuan dapat memilih kursi yang berdekatan dengan sesama penumpang perempuan, sehingga menciptakan lingkungan perjalanan yang lebih nyaman dan aman.


“Kami memahami kebutuhan pelanggan, terutama bagi penumpang perempuan yang ingin merasa lebih nyaman selama perjalanan. Fitur ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman pelanggan saat menggunakan layanan kereta api,” ujar perwakilan PT KAI.


Fitur pemilihan tempat duduk khusus ini berlaku untuk kelas ekonomi, bisnis, dan eksekutif di berbagai rute perjalanan jarak jauh. Saat proses pemesanan tiket, sistem secara otomatis akan menyesuaikan kursi berdasarkan preferensi gender yang dipilih.


Peluncuran fitur ini mendapat respons positif dari masyarakat, terutama dari para penumpang perempuan yang sering bepergian menggunakan kereta api. Banyak yang menilai langkah ini sebagai bentuk perhatian PT KAI terhadap keamanan dan kenyamanan pengguna jasa transportasi publik.


Dengan adanya inovasi ini, PT KAI berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi seluruh pelanggan serta terus meningkatkan kualitas layanan transportasi di Indonesia.

Liputan: Jatimku.com

Muhammadiyah Resmi Tetapkan 1 Syawal 1446 H Jatuh pada Senin, 31 Maret 2025



Jatimku – Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi menetapkan 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. Keputusan ini didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal yang selama ini digunakan oleh Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan hijriah.


Penetapan ini diumumkan melalui Maklumat yang dikeluarkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Senin (24/3). Berdasarkan perhitungan astronomi, hilal telah wujud pada 29 Ramadhan 1446 H setelah matahari terbenam, sehingga keesokan harinya ditetapkan sebagai Hari Raya Idul Fitri.


"Berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal, 1 Syawal 1446 H jatuh pada Senin, 31 Maret 2025," ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, dalam keterangannya.


Dengan pengumuman ini, Muhammadiyah telah menetapkan jadwal Lebaran bagi warganya lebih awal dibandingkan dengan pemerintah yang biasanya menunggu sidang isbat oleh Kementerian Agama. Meskipun ada potensi perbedaan dengan ketetapan pemerintah atau organisasi Islam lainnya, Muhammadiyah menegaskan bahwa metode hisab yang digunakan telah sesuai dengan prinsip ilmiah dan konsisten dengan perhitungan astronomi.


Sementara itu, umat Islam di Indonesia kini menantikan hasil sidang isbat Kementerian Agama yang akan dilakukan mendekati akhir bulan Ramadhan untuk menentukan 1 Syawal secara resmi bagi seluruh umat Islam di Indonesia.


Tim Jatimku.com akan terus mengikuti perkembangan terkait penetapan Hari Raya Idul Fitri tahun ini dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca.

Baru Disahkan, UU TNI Digugat ke MK oleh Mahasiswa UI



Jatimku – Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang baru saja disahkan oleh DPR menuai kontroversi. Sejumlah mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) resmi mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada Senin (24/3), menilai UU tersebut memiliki pasal-pasal yang berpotensi melanggar prinsip demokrasi dan supremasi sipil.


Para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Demokrasi UI datang ke gedung MK dengan membawa sejumlah berkas gugatan. Mereka menyatakan bahwa ada beberapa ketentuan dalam UU TNI yang dianggap memberikan kewenangan berlebihan kepada institusi militer dalam ranah sipil, yang dinilai bertentangan dengan konstitusi.


“Kami melihat ada beberapa pasal dalam UU TNI yang berpotensi mengancam hak-hak sipil dan melangkahi prinsip demokrasi. Oleh karena itu, kami mengajukan judicial review agar MK dapat menguji kembali konstitusionalitasnya,” ujar Raka Permana, salah satu perwakilan mahasiswa UI.


Gugatan ini mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan, termasuk akademisi dan aktivis hak asasi manusia. Beberapa pakar hukum tata negara menilai bahwa judicial review terhadap UU TNI ini bisa menjadi momentum penting untuk mengoreksi regulasi yang dianggap kontroversial.


Sementara itu, pihak pemerintah dan DPR yang mengesahkan UU TNI menyatakan bahwa regulasi tersebut telah melalui kajian yang matang dan bertujuan untuk memperkuat peran TNI dalam menjaga kedaulatan negara. Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Mahkamah Konstitusi terkait jadwal sidang uji materi yang diajukan oleh mahasiswa UI.


Tim Jatimku.com akan terus memantau perkembangan gugatan ini dan menyajikan informasi terbaru kepada pembaca.

Tips Menjelang Lebaran: Persiapan Mudik agar Perjalanan Aman dan Nyaman

  


Bagi banyak orang, Lebaran adalah waktu untuk berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Agar perjalanan mudik lebih lancar dan menyenangkan, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan sebelum berangkat.


1. Cek Kendaraan sebelum Mudik 

Jika menggunakan kendaraan pribadi, pastikan untuk melakukan servis terlebih dahulu. Periksa kondisi mesin, rem, ban, serta oli agar perjalanan lebih aman dan nyaman.


2. Pesan Tiket Lebih Awal 

Bagi yang menggunakan transportasi umum seperti kereta atau pesawat, sebaiknya pesan tiket jauh-jauh hari agar tidak kehabisan dan mendapatkan harga yang lebih murah.


3. Bawa Bekal dan Air Minum yang Cukup 

Perjalanan mudik bisa memakan waktu lama, jadi bawalah bekal makanan ringan dan air minum agar tetap bertenaga selama perjalanan.


4. Hindari Perjalanan di Waktu Puncak 

Jika memungkinkan, atur jadwal keberangkatan lebih awal agar terhindar dari kemacetan dan kepadatan di jalan.


5. Siapkan Dokumen Penting 

Jangan lupa membawa kartu identitas, SIM, STNK, serta tiket perjalanan agar tidak mengalami kendala saat diperiksa di jalan.


6. Pastikan Kesehatan dalam Kondisi Baik 

Sebelum berangkat, pastikan tubuh dalam keadaan sehat. Jika perlu, minum vitamin dan cukup istirahat agar perjalanan tetap nyaman.


7. Tetap Jaga Keamanan Selama di Perjalanan 

Hindari membawa terlalu banyak barang berharga dan selalu waspada terhadap tindak kejahatan, terutama saat di tempat umum atau rest area.


8. Persiapkan Rumah Sebelum Ditinggal 

Sebelum mudik, pastikan rumah dalam keadaan aman dengan mengunci pintu, mematikan peralatan listrik, dan memberi tahu tetangga agar bisa membantu mengawasi.


Dengan persiapan yang matang, perjalanan mudik bisa lebih aman dan nyaman, sehingga Lebaran bersama keluarga terasa lebih menyenangkan. Selamat mudik dan selamat Hari Raya Idul Fitri!

IHSG Dibuka Merah, Rupiah Melemah ke Rp 16.428 per Dolar AS


Jakarta, Jatimku.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, seiring dengan tekanan eksternal dan pelemahan nilai tukar rupiah. Pada pembukaan sesi pertama, IHSG turun ke zona merah, mencerminkan sentimen negatif dari investor.


Di sisi lain, rupiah juga mengalami depresiasi signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Berdasarkan data pasar, rupiah diperdagangkan di level Rp 16.428 per USD, melemah dibandingkan penutupan sebelumnya. Tekanan terhadap mata uang Garuda ini diduga dipicu oleh faktor eksternal, termasuk kebijakan suku bunga The Fed serta ketidakpastian ekonomi global.


Analis pasar modal menyebutkan bahwa pelemahan IHSG dan rupiah dipengaruhi oleh kombinasi faktor global dan domestik. “Investor masih wait and see terhadap arah kebijakan moneter AS. Selain itu, data ekonomi dalam negeri juga turut mempengaruhi pergerakan pasar,” ujar seorang analis keuangan.


Sektor saham yang paling terdampak dalam sesi perdagangan pagi ini di antaranya adalah sektor perbankan dan manufaktur. Investor tampaknya masih berhati-hati dalam mengambil keputusan di tengah ketidakpastian ekonomi.


Meski demikian, beberapa pengamat menilai bahwa pelemahan ini masih dalam batas wajar dan berharap pasar bisa pulih seiring dengan stabilisasi ekonomi global dan kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.


Jatimku.com akan terus memantau perkembangan pasar keuangan untuk memberikan informasi terbaru kepada pembaca.

DPR & Pemerintah Sepakat, Revisi UU TNI Disahkan di Paripurna



Jakarta, Jatimku.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama Pemerintah resmi menyepakati revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) untuk disahkan dalam Rapat Paripurna. Keputusan ini menjadi langkah penting dalam upaya memperkuat regulasi dan modernisasi institusi pertahanan negara.


Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPR RI pada hari ini berlangsung dengan dukungan mayoritas fraksi. Dalam pembahasannya, revisi UU TNI mencakup sejumlah poin strategis, termasuk peningkatan kesejahteraan prajurit, penyesuaian struktur organisasi, serta penguatan peran TNI dalam menjaga kedaulatan negara.


Menteri Pertahanan menyatakan bahwa revisi ini merupakan bagian dari reformasi pertahanan guna menyesuaikan dengan dinamika ancaman global dan perkembangan geopolitik. "Kami memastikan bahwa perubahan dalam UU TNI akan memperkuat institusi pertahanan kita, serta tetap dalam koridor demokrasi dan supremasi sipil," ujarnya dalam konferensi pers usai rapat.


Salah satu poin utama dalam revisi ini adalah pengaturan peran TNI di luar tugas utama pertahanan, termasuk keterlibatan dalam penanggulangan bencana, keamanan maritim, serta kerja sama internasional. Namun, sejumlah pihak menekankan pentingnya pengawasan yang ketat agar peran tersebut tetap sesuai dengan prinsip demokrasi dan tidak tumpang tindih dengan kewenangan sipil.


Sementara itu, Panglima TNI menyambut baik revisi ini dan menyatakan kesiapan institusinya dalam menjalankan aturan baru yang disahkan. "Kami akan segera menyesuaikan kebijakan internal agar implementasi UU yang baru dapat berjalan efektif dan optimal," ungkapnya.


Dengan pengesahan revisi UU TNI ini, diharapkan institusi pertahanan Indonesia semakin kuat, profesional, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Masyarakat pun menantikan bagaimana aturan baru ini akan berdampak terhadap tata kelola dan peran TNI dalam menjaga keamanan serta kedaulatan negara.

Wahyu, Puisi, dan Kota Malang: Peringatan 7 Tahun Wafatnya Wahyu Prasetya


Jatimku.com, Malang – Dalam rangka memperingati 7 tahun wafatnya sastrawan legendaris Wahyu Prasetya, sebuah acara istimewa bertajuk Wahyu, Puisi dan Kota Malang akan digelar pada Rabu, 19 Maret 2025. Acara ini diadakan untuk mengenang karya dan semangat perjuangan Wahyu Prasetya dalam dunia sastra, serta mengajak masyarakat Malang untuk lebih dekat dengan sosok yang telah memberikan banyak inspirasi melalui karya-karyanya.


Acara ini akan dimulai dengan Orasi Kesusastraan oleh Yusri Fajar, yang akan memberikan pemahaman lebih dalam tentang dunia sastra dan kontribusi Wahyu dalam perkembangan sastra Indonesia. Sebagai pewara, Sekar Noshafitria Harumi akan memandu jalannya acara yang penuh makna ini.


Selain itu, acara juga akan menghadirkan sesi Lebih Dekat dengan Wahyu, di mana sejumlah teman dan kolega Wahyu, seperti Akhmad Tabrani, Ajmal Fajar Sidiq, Yohan Fikri, Ajun Nimbara, dan lainnya, akan membacakan testimoni tentang sosok dan perjalanan hidup Wahyu yang penuh inspirasi.


Tak kalah menarik, pembacaan puisi akan dihadirkan oleh sejumlah penyair ternama, antara lain Djoko Saryono, Tengsoe Tjahjono, Nanang Suryadi, Farhan, Dani Alifian, Nino, Agil Ramadhan, Nocturnolan, Haidar, Albani Atsaury, dan banyak lagi, yang akan menambah kemeriahan acara ini dengan karya-karya indah mereka.


Musik dari Sanggar Aksara dan Cak Bagus Eksperimental akan mengiringi malam tersebut, menambah nuansa yang syahdu dan penuh makna.


Acara ini terselenggara atas kerja sama Pelangi Sastra Malang dan Kafe Pustaka. Bagi yang ingin tampil, membaca puisi, atau memainkan musik, dapat melakukan konfirmasi ke narahubung di nomor 0813-3335-3507.


Mari hadir dan ikut serta dalam peringatan yang penuh kenangan ini, untuk mengenang jasa Wahyu Prasetya dan merayakan keindahan sastra yang telah diwariskannya bagi kita semua.

Donasi, Santunan, dan Berbagi Takjil: Kegiatan Sosial di Bulan Ramadan dari Arek Kepanjen

 


Kepanjen, 13 Maret 2025 – Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, Arek Kepanjen menggelar kegiatan sosial bertajuk donAKsi, sebuah acara yang menggabungkan donasi, penggalangan dana, bazar takjil, dan aksi sosial lainnya untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama. Kegiatan ini berlangsung pada hari ini, 13 Maret 2025, bertempat di Basecamp Arek Kepanjen yang terletak di Jl. Banurejo Utara, Stasiun Kepanjen, mulai pukul 15.00 hingga 17.30.


Tujuan utama dari kegiatan donAKsi adalah untuk mengumpulkan dana sebesar 40 paket sembako dan uang tunai yang nantinya akan disalurkan sebagai santunan kepada lansia dan anak didik yang tergolong dhuafa di wilayah Kepanjen. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat menambah stok darah yang dibutuhkan oleh PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang melalui kegiatan donor darah yang diadakan di lokasi tersebut.



Ketua Panitia donAKsi, Dodi, menyampaikan bahwa harapan utama dari acara ini adalah untuk memberikan kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan, khususnya di bulan yang penuh berkah ini. “Kami berharap kegiatan ini bisa membawa manfaat, tidak hanya dalam bentuk bantuan sembako dan uang tunai, tetapi juga dalam memberikan kebahagiaan kepada lansia dan anak-anak yang kurang mampu. Selain itu, aksi donor darah ini diharapkan dapat menambah stok darah PMI untuk kebutuhan pasien,” ujarnya.


Selain kegiatan penggalangan dana dan donor darah, acara ini juga dimeriahkan dengan bazar takjil yang menyediakan beragam pilihan makanan berbuka puasa. Tak ketinggalan, suasana semakin meriah dengan adanya hiburan live musik yang mengiringi jalannya acara.


Kegiatan sosial ini melibatkan berbagai elemen masyarakat umum yang turut berpartisipasi dalam mendukung acara. Dodi juga menambahkan bahwa kerjasama dengan PMI Kabupaten Malang sangat penting untuk keberhasilan acara ini, terutama dalam kegiatan donor darah yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.


Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, semangat berbagi di bulan Ramadan semakin tumbuh, serta memberi dampak positif bagi banyak pihak, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan.


Untuk informasi lebih lanjut atau untuk berbagi kontribusi, Anda dapat mengunjungi Basecamp Arek Kepanjen atau menghubungi panitia yang bertugas.


Sekian dan terima kasih.

Menag Majukan Libur Lebaran Jadi Tanggal 21 Maret, Agar Mudik Lebih Longgar

 


Surabaya, Jatimku.com – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia kembali mengeluarkan kebijakan penting terkait dengan libur Lebaran tahun ini. Dalam upaya mengurangi kepadatan arus mudik, Menteri Agama (Menag) Indonesia telah memutuskan untuk memajukan tanggal libur Lebaran, yang semula direncanakan jatuh pada 23 Maret 2025, menjadi tanggal 21 Maret 2025.


Keputusan ini diambil untuk memberikan kesempatan lebih awal kepada masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan arus lalu lintas saat mudik Lebaran dapat lebih terkontrol dan tidak terlalu padat, mengingat selama ini momen mudik Lebaran kerap kali memicu kemacetan panjang dan memperburuk kondisi jalanan.


Menag menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memaksimalkan waktu libur bagi umat Muslim yang merayakan Idul Fitri, sehingga mereka bisa lebih leluasa dalam persiapan dan perjalanan menuju kampung halaman. "Kami berharap dengan dimajukannya libur Lebaran ini, masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih tenang, nyaman, dan aman," ujar Menag dalam keterangannya.


Pemerintah juga menekankan pentingnya protokol kesehatan selama perjalanan mudik, mengingat masih adanya potensi penyebaran virus di beberapa daerah. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kebersihan dan kesehatan selama perjalanan.


Selain itu, Menteri Perhubungan juga akan menyesuaikan jadwal transportasi umum untuk memastikan keberangkatan lebih terkoordinasi. Diharapkan, kebijakan ini tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga mengurangi beban infrastruktur transportasi yang biasanya sangat padat pada masa mudik.


Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam merayakan Lebaran, serta memastikan arus mudik berjalan lebih lancar dan aman. Semoga kebijakan ini dapat diterima baik oleh seluruh lapisan masyarakat, dan memberikan manfaat positif dalam pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini.


[Jatimku.com]

Polisi Terapkan Tilang Syariah, Pelanggar Batal Ditinggal Kalau Bisa Ngaji



Malang, 13 Maret 2025 – Sebuah kebijakan unik diperkenalkan oleh Polres Malang dengan menerapkan tilang syariah sebagai bagian dari upaya penegakan hukum yang lebih mendidik. Dalam kebijakan baru ini, pelanggar lalu lintas yang terjaring razia tidak hanya dikenakan denda, tetapi juga diwajibkan untuk menunjukkan kemampuan mengaji sebagai syarat untuk membatalkan tilang mereka.


Kebijakan yang cukup kontroversial ini diperkenalkan oleh Polres Malang dengan tujuan untuk memberikan pendekatan yang lebih humanis dalam penegakan hukum, sekaligus mendidik masyarakat dalam kehidupan religius. Para pelanggar yang berhasil menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur'an, khususnya bagi pelanggar yang tidak terlalu berat pelanggarannya, dapat menghindari denda yang biasanya dibebankan dalam proses tilang konvensional.


“Program ini kami harapkan dapat memberikan pesan yang positif kepada masyarakat, bahwa selain mematuhi aturan lalu lintas, kita juga perlu mengedepankan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengaji, pelanggar tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk membatalkan tilang, tetapi juga menjadi lebih baik dalam menjalani hidup," kata Kapolres Malang, AKBP Harun Rasyid, saat ditemui di lokasi razia, Kamis (13/3/2025).


Penerapan tilang syariah ini dilakukan dengan cara yang cukup sederhana. Setelah pelanggar ditilang, petugas akan meminta mereka untuk membaca beberapa ayat dari Al-Qur'an. Jika pelanggar mampu melakukannya dengan baik, maka tilang yang diberikan akan dibatalkan dan mereka bisa melanjutkan perjalanan tanpa dikenakan denda.


Namun, kebijakan ini hanya berlaku untuk pelanggaran ringan, seperti tidak menggunakan helm atau melanggar rambu lalu lintas yang tidak membahayakan keselamatan secara langsung. Untuk pelanggaran yang lebih serius, seperti mengemudi dalam keadaan mabuk atau melanggar aturan secara signifikan, tilang syariah tidak berlaku, dan pelanggar tetap harus menjalani proses hukum biasa.


Beberapa warga yang mengikuti razia ini memberikan tanggapan beragam. Budi Santoso, salah satu pelanggar yang berhasil menghindari tilang dengan membaca Al-Qur'an, menyambut baik kebijakan ini. "Ini kesempatan bagus, selain bisa menghindari denda, saya juga jadi lebih sering mengaji. Semoga ini jadi contoh bagi yang lain untuk lebih mendekatkan diri pada agama," ujarnya.


Namun, ada pula yang merasa kebijakan ini bisa menimbulkan kontroversi. Seorang pengamat sosial, Diah Lestari, menilai bahwa meskipun niatnya baik, kebijakan ini dapat menimbulkan kesan bahwa penegakan hukum bisa dipermudah dengan alasan agama. "Penegakan hukum harus adil dan tidak boleh ada unsur diskriminasi. Meskipun saya mendukung pendekatan yang lebih humanis, tetapi sebaiknya kebijakan ini tidak hanya fokus pada agama, namun juga pada edukasi terkait keselamatan di jalan," katanya.


Meski demikian, kebijakan tilang syariah ini mendapat dukungan dari berbagai kalangan, terutama yang melihatnya sebagai cara untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjalankan hidup sesuai ajaran agama sambil tetap menjaga disiplin berlalu lintas.


Polres Malang berencana untuk terus mengembangkan dan memantau efektivitas kebijakan ini, dengan harapan dapat memberikan dampak positif dalam mengurangi pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan yang berlaku.

Marak Balap Liar di Malang, Wali Kota Wahyu Hidayat Wacanakan Pembangunan Arena Street Race



Malang, 13 Maret 2025 – Fenomena balap liar yang marak di berbagai jalanan Kota Malang menjadi perhatian serius pemerintah kota. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyatakan wacana untuk membangun arena khusus street race sebagai solusi untuk menanggulangi aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat.


Kegiatan balap liar di Malang, yang sering kali berlangsung pada malam hari, tidak hanya membahayakan keselamatan para pelaku balap dan pengguna jalan lainnya, tetapi juga menimbulkan suara bising yang mengganggu ketertiban umum. Beberapa titik di kota ini, seperti Jalan Soekarno-Hatta dan kawasan sekitar Alun-Alun Malang, kerap menjadi lokasi favorit bagi para pembalap ilegal.


Menyikapi hal tersebut, Wahyu Hidayat mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Malang tengah menggagas pembangunan fasilitas yang lebih terstruktur dan aman untuk para penggemar otomotif. "Kami menyadari bahwa ada potensi besar dari para pemuda yang tertarik pada dunia balap. Namun, kita perlu menyediakan ruang yang aman dan tertib bagi mereka untuk menyalurkan hobi dan bakatnya. Oleh karena itu, kami tengah merancang konsep pembangunan arena street race di Malang," ujar Wahyu Hidayat dalam konferensi persnya, Kamis (13/3/2025).


Pembangunan arena ini, menurut Wali Kota, bertujuan untuk memberikan alternatif bagi para pembalap jalanan agar tidak melakukan aksi balap liar yang membahayakan. Selain itu, lokasi ini juga diharapkan dapat mendukung pengembangan industri otomotif dan pariwisata di Kota Malang. "Dengan adanya fasilitas ini, kami berharap bisa mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh balap liar, serta memberikan kesempatan bagi anak muda untuk berkompetisi dengan lebih profesional," tambahnya.


Sementara itu, Ketua Komunitas Otomotif Malang, Deni Prasetyo, menyambut positif wacana tersebut. "Kami sangat mendukung ide ini, karena selama ini banyak teman-teman yang tidak tahu harus ke mana untuk menyalurkan hobi balap mereka. Dengan adanya arena khusus, kami bisa berlatih dengan lebih aman dan teratur," ujarnya.


Namun, beberapa pihak juga menyarankan agar Pemerintah Kota Malang memastikan fasilitas ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas keselamatan, seperti pengawasan yang ketat, asuransi untuk para peserta, serta regulasi yang jelas terkait penggunaan fasilitas tersebut.


Saat ini, wacana pembangunan arena street race masih dalam tahap perencanaan, dan Pemkot Malang sedang melakukan kajian lebih lanjut terkait lokasi dan anggaran yang dibutuhkan. Diharapkan, jika proyek ini terealisasi, dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi maraknya balap liar di kota ini.


Masyarakat Kota Malang pun kini menanti langkah konkret dari Pemerintah Kota Malang untuk mewujudkan wacana ini, sekaligus memberikan ruang bagi para pecinta otomotif untuk berkompetisi dengan cara yang lebih aman dan terorganisir.

Pandawara Group Dipanggil Prabowo ke Istana Negara, Bahas Isu Sampah



Surabaya, 13 Maret 2025 – Pandawara Group, komunitas yang dikenal dengan inisiatif lingkungan dan kepedulian terhadap isu-isu sosial, baru-baru ini menerima undangan khusus dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk hadir di Istana Negara. Dalam pertemuan tersebut, isu yang dibahas berfokus pada masalah sampah yang semakin mengkhawatirkan di tanah air.


Pandawara Group, yang terkenal dengan program-program pemberdayaan masyarakat dan kampanye kebersihan, diundang untuk memberikan pandangan serta solusi atas permasalahan sampah yang sudah menjadi perhatian serius pemerintah. Isu sampah di Indonesia, yang kerap kali menumpuk di sejumlah titik, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan, memang menjadi salah satu tantangan besar bagi kelestarian lingkungan hidup.


Prabowo Subianto dalam pertemuannya menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam mengatasi masalah sampah. "Sampah adalah masalah yang sangat kompleks dan membutuhkan solusi jangka panjang. Oleh karena itu, peran serta kelompok-kelompok sosial seperti Pandawara Group sangat dibutuhkan dalam memberikan edukasi dan mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan," ujar Prabowo dalam pertemuan tersebut.


Selain membahas langkah-langkah konkret dalam menangani sampah, Pandawara Group juga diminta untuk berbagi pengalaman terkait berbagai program yang telah mereka jalankan, seperti pemilahan sampah, pengurangan plastik, serta inisiatif-upaya kreatif dalam mendaur ulang sampah.


Salah satu anggota Pandawara Group, Agus Santoso, yang hadir dalam pertemuan tersebut, menjelaskan, "Kami berharap dapat lebih berperan aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam hal pengelolaan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan. Kami juga berkomitmen untuk melibatkan lebih banyak masyarakat dalam gerakan ini."


Pertemuan yang berlangsung hangat itu menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara berbagai pihak dalam menciptakan solusi bersama guna mengatasi permasalahan sampah yang kian mendesak. Harapannya, langkah-langkah konkret yang dihasilkan dari diskusi tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat Indonesia.


Sampah, yang selama ini dianggap masalah sepele oleh sebagian orang, kini semakin mendapat perhatian serius di tingkat nasional. Pemerintah pun bertekad untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang tepat, serta mendorong terciptanya Indonesia yang lebih bersih dan hijau.