Kapolres Batu Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Malam Takbir, Pastikan Idul Fitri Berjalan Kondusif
7 Tradisi Malam Takbiran di Indonesia, Mana yang Paling Meriah?
Malam takbiran menjadi salah satu momen yang paling dinanti menjelang Hari Raya Idul Fitri. Di berbagai daerah di Indonesia, tradisi malam takbiran dilakukan dengan cara yang unik dan meriah, mencerminkan kekayaan budaya dan keanekaragaman masyarakat. Berikut adalah tujuh tradisi malam takbiran yang paling meriah di Indonesia:
Takbir Keliling dengan Obor (Jawa)
Di banyak daerah di Jawa, masyarakat melakukan takbir keliling dengan membawa obor. Anak-anak hingga orang dewasa berbaris sambil mengumandangkan takbir di sepanjang jalan, menciptakan suasana syahdu dan penuh kegembiraan.
Takbir Bedug (Sumatra Barat & Jawa Barat)
Tradisi ini dilakukan dengan menabuh bedug besar sambil mengucapkan takbir. Suara bedug yang menggema diiringi oleh suara takbir menambah semarak suasana malam takbiran.Pawai Lampion (Kalimantan Selatan)
Di Banjarmasin, malam takbiran dihiasi dengan pawai lampion. Warga membawa lampion warna-warni sambil berjalan keliling kota, menciptakan pemandangan yang sangat indah dan berkesan.Festival Takbir Laut (Sulawesi Selatan)
Di daerah pesisir seperti Makassar, masyarakat menggelar takbiran di atas kapal atau perahu yang dihiasi lampu-lampu cantik. Perahu-perahu tersebut berlayar bersama mengitari wilayah perairan setempat.Takbir On The Road (Jakarta & Kota Besar Lainnya)
Di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, malam takbiran sering dilakukan dengan konvoi kendaraan bermotor. Warga turun ke jalan dengan mobil dan sepeda motor sambil mengumandangkan takbir.Takbiran dengan Petasan dan Kembang Api (Jawa Timur & Bali)
Takbiran di beberapa daerah di Jawa Timur dan Bali semakin meriah dengan letusan petasan dan kembang api. Langit malam dipenuhi cahaya warna-warni yang menambah kegembiraan menjelang Idul Fitri.Festival Gema Takbir (Aceh)
Di Aceh, takbiran dirayakan dengan Festival Gema Takbir yang melibatkan banyak peserta dari berbagai daerah. Festival ini menjadi ajang kompetisi dalam mengumandangkan takbir dengan iringan alat musik tradisional.
Setiap daerah memiliki cara tersendiri dalam menyambut malam takbiran, tetapi semuanya mencerminkan kebersamaan dan kegembiraan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Tradisi mana yang menurut Anda paling meriah?
Kapolres Batu: Sahur Bersama Mempererat Ukhuwah
Kadishub Kota Malang Rapat Bersama Panitia Event Madyopuro Mangano Sekaligus Buka Bersama
Pererat Sinergi, Kapolres Batu Gelar Buka Bersama TNI-Polri di Polsek Bumiaji
Anggota Pos Terpadu Ops Ketupat Semeru 2025 Polres Batu Lakukan Pengaturan Lalu Lintas, Pastikan Kelancaran Arus Wisata
Polres Batu - Anggota Pos Terpadu Operasi Ketupat Semeru 2025 Polres Batu terus berjaga untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di wilayah Kota Batu. Pada Kamis (27/3/2025), personel diterjunkan ke sejumlah titik strategis guna mengantisipasi kepadatan kendaraan, terutama di kawasan wisata.
Pengamanan dan pengaturan lalu lintas ini dilakukan mengingat meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Kota Batu selama libur panjang. Langkah ini bertujuan untuk menghindari kemacetan yang berpotensi menghambat mobilitas warga dan wisatawan.
"Pengaturan lalu lintas merupakan bagian dari upaya kami dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya di jalur-jalur utama yang sering mengalami kepadatan," ujar Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si.
Kapolres Batu juga menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arahan Kapolda Jawa Timur untuk memastikan arus mudik dan wisata tetap lancar serta minim gangguan. "Kami ingin memastikan bahwa libur panjang ini tetap berlangsung dengan tertib dan aman. Anggota sudah kami siagakan di berbagai titik rawan macet," tambahnya.
Selain pengaturan lalu lintas, pihak kepolisian juga mengimbau pengendara untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga keselamatan selama berkendara. Penggunaan helm bagi pengendara motor, sabuk pengaman bagi pengendara mobil, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara menjadi beberapa imbauan yang ditekankan dalam operasi ini.
Sebagai kota wisata, Kota Batu menjadi destinasi favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Oleh karena itu, Polres Batu berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran arus lalu lintas demi kenyamanan seluruh pengunjung.
Dengan adanya pengamanan yang maksimal, diharapkan masyarakat dapat menikmati liburan dengan lebih nyaman tanpa terganggu oleh kemacetan panjang. Polisi juga mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam menciptakan lalu lintas yang tertib dan aman di Kota Batu.
POLRES Batu Mengungkap Kasus Peredaran Uang Palsu
Polres Batu berhasil mengungkap kasus peredaran uang palsu dan menangkap tiga tersangka pada Minggu, 23 Maret 2025, sekitar pukul 21.00 WIB. Penangkapan dilakukan di depan Toko Artha Shop, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu.
Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranatha, mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari informasi mengenai transaksi jual beli uang palsu melalui media sosial Facebook. Polisi yang menerima laporan tersebut segera melakukan penyelidikan dan menemukan bahwa para pelaku menawarkan uang palsu senilai Rp10 juta dengan harga Rp2,5 juta. Setelah memastikan adanya transaksi, petugas melakukan pemantauan di lokasi yang telah disepakati, yaitu di depan Toko Artha Shop.
"Kami memperoleh informasi mengenai transaksi uang palsu yang akan berlangsung di Kota Batu. Setelah kami telusuri, pelaku sudah menentukan tempat pertemuan untuk menyerahkan uang palsu kepada pembeli. Petugas yang melakukan pemantauan langsung mengamankan tersangka pertama, GA, saat transaksi berlangsung," ujar AKBP Andi Yudha Pranatha.
Tersangka pertama yang ditangkap adalah GA (19), warga Dusun Sidorejo, RT 4 RW 2, Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi kemudian mengamankan dua tersangka lainnya, yaitu AA (37), warga Dusun Sukomulyo, RT 2 RW 2, Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, serta HP (22), warga Jalan Kendalrejo Talun, Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.
Kapolsek Batu, AKP Anton Hendry Subagijo, menjelaskan bahwa uang palsu yang diedarkan oleh para pelaku memiliki tekstur yang lebih halus dibandingkan uang asli. Untuk membuatnya lebih meyakinkan, uang palsu tersebut disemprot dengan cat semprot (pilox) akrilik agar terasa kasar saat disentuh. Para pelaku diduga beroperasi di malam hari dengan cara berbelanja menggunakan uang palsu yang telah dikusutkan agar tampak lebih menyerupai uang asli.
"Uang palsu yang mereka edarkan memiliki permukaan lebih halus dibanding uang asli. Karena itu, pelaku menyemprotkan pilox akrilik agar terasa lebih kasar saat disentuh. Mereka beraksi di malam hari dengan membeli barang secara eceran, dan sebelum digunakan, uang palsu tersebut dibuat kusut agar lebih sulit dikenali," ungkap AKP Anton.
Dalam penangkapan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain uang palsu senilai Rp14,9 juta dalam pecahan Rp100 ribu, uang asli sebesar Rp700 ribu, satu unit ponsel iPhone XR, satu unit sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi AG 3142 KAX, jaket, printer, serta pilox yang diduga digunakan dalam proses pemalsuan.
Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranatha, menegaskan bahwa penyelidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap apakah para tersangka mencetak sendiri uang palsu tersebut atau mendapatkannya dari jaringan lain.
"Kami masih mendalami bagaimana uang palsu ini diproduksi, apakah dicetak sendiri oleh para pelaku atau diperoleh dari pihak lain," ujarnya.
Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 36 ayat 2 dan 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2011 juncto Pasal 26 ayat 2 dan 3 Undang-Undang yang sama tentang Mata Uang. Mereka terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara serta denda hingga Rp10 miliar.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam bertransaksi dan segera melapor apabila menemukan indikasi adanya peredaran uang palsu. Polisi juga meminta masyarakat bekerja sama dalam memberantas tindak kejahatan ini demi menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan.
Usai Revisi UU TNI Disahkan, Revisi UU Polri Menunggu Giliran
Jatimku.com – Setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan revisi Undang-Undang (UU) Tentara Nasional Indonesia (TNI), kini perhatian beralih ke revisi UU Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang dikabarkan segera menyusul dalam agenda legislasi nasional.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, dalam keterangannya kepada media, Selasa (26/3), menyebut bahwa revisi UU Polri saat ini masih dalam tahap pembahasan dan harmonisasi di internal parlemen sebelum masuk ke tahap pembahasan lebih lanjut bersama pemerintah. "Kami akan memastikan bahwa revisi UU Polri ini selaras dengan kebutuhan reformasi institusi kepolisian dan tetap dalam koridor hukum yang berlaku," ujarnya.
Revisi UU Polri ini dikabarkan akan mencakup beberapa perubahan signifikan, di antaranya mengenai batas usia pensiun anggota kepolisian, mekanisme promosi jabatan, serta penguatan sistem pengawasan internal. Beberapa pihak juga menyoroti adanya usulan perubahan terkait kewenangan penyelidikan dan penyidikan dalam revisi tersebut.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Hadi Tjahjanto, menyatakan bahwa pemerintah terus berkoordinasi dengan DPR untuk memastikan revisi UU Polri dapat meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas institusi kepolisian. "Kami ingin revisi ini mampu menjawab tantangan zaman dan memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri," kata Hadi.
Di sisi lain, beberapa pengamat hukum dan organisasi masyarakat sipil mendesak agar pembahasan revisi UU Polri dilakukan secara transparan dan melibatkan partisipasi publik. Direktur Eksekutif Lembaga Studi Keamanan dan Hukum, Andi Firmansyah, mengatakan bahwa revisi ini harus benar-benar memperkuat prinsip demokrasi dan supremasi hukum. "Jangan sampai ada pasal-pasal yang justru bisa membuka celah penyalahgunaan wewenang," tegasnya.
DPR menargetkan pembahasan revisi UU Polri dapat segera rampung dalam tahun ini, meskipun masih ada berbagai dinamika dan perdebatan yang menyertainya. Publik pun menanti bagaimana perubahan dalam revisi ini akan memengaruhi institusi kepolisian ke depan.
Seorang Anak di Kota Malang Nekat Bakar Rumah Usai Bertengkar dengan Orang Tuanya
Malang – Warga Kota Malang dikejutkan dengan insiden tragis yang terjadi pada Senin (25/3/2025), di mana seorang anak nekat membakar rumahnya sendiri setelah bertengkar dengan orang tuanya. Kejadian tersebut terjadi di salah satu permukiman padat penduduk, menyebabkan kepanikan warga sekitar.
Menurut keterangan saksi, peristiwa ini berawal dari cekcok antara anak dan orang tuanya. Diduga emosi yang tak terkendali membuat anak tersebut mengambil tindakan nekat dengan menyulut api di dalam rumah. Api dengan cepat membesar, memaksa warga sekitar untuk segera menghubungi pemadam kebakaran.
Tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi segera berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke rumah lain. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Pihak kepolisian kini tengah menyelidiki kasus ini lebih lanjut, termasuk mencari tahu motif pasti di balik aksi nekat sang anak. Psikolog juga dilibatkan untuk menangani kondisi kejiwaan anak tersebut pascakejadian.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya komunikasi yang baik dalam keluarga serta pengelolaan emosi, terutama di kalangan anak dan remaja. Diharapkan kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan mental di lingkungan sekitarnya.
Liputan: Jatimku.com
Antisipasi Banjir, Wagub Jatim Pastikan Tak Sampai 14 Pohon Ditebang untuk Drainase
Malang – Dalam upaya mengantisipasi banjir, Wakil Gubernur Jawa Timur memastikan bahwa proyek perbaikan drainase tidak akan menyebabkan penebangan pohon secara masif. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa hanya pohon-pohon tertentu yang benar-benar menghambat sistem drainase yang akan ditebang, dengan jumlah maksimal tak sampai 14 pohon.
Kebijakan ini diambil setelah adanya kekhawatiran dari masyarakat mengenai dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat proyek normalisasi drainase. Wagub Jatim menyatakan bahwa pihaknya tetap mengutamakan keseimbangan ekosistem dan berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan.
"Kami memahami pentingnya drainase yang baik untuk mencegah banjir, tetapi kami juga tidak ingin mengorbankan terlalu banyak pohon. Oleh karena itu, penebangan pohon akan dilakukan seminimal mungkin dan hanya pada titik yang sangat diperlukan," ujar Wakil Gubernur Jatim dalam keterangannya, Senin (25/3/2025).
Selain itu, pemerintah juga berencana melakukan reboisasi sebagai langkah kompensasi terhadap pohon yang ditebang. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa penghijauan tetap menjadi prioritas, seiring dengan pembangunan infrastruktur yang lebih baik.
Dengan adanya langkah antisipatif ini, diharapkan proyek drainase di Jawa Timur dapat berjalan optimal tanpa mengorbankan aspek lingkungan yang menjadi perhatian utama masyarakat.
Liputan: Jatimku.com
Siswi SMK di Sumberpucung Drop Out Setelah Dihamili Pacarnya
Malang – Seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, terpaksa harus putus sekolah (drop out) setelah diketahui hamil akibat hubungan dengan pacarnya. Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setempat dan menyoroti pentingnya pendidikan seksual serta perlindungan bagi remaja.
Menurut informasi yang dihimpun, siswi berinisial R (17) mulai jarang masuk sekolah sejak beberapa bulan lalu. Pihak sekolah yang curiga akhirnya memanggil orang tua R untuk klarifikasi. Dari pertemuan itu, terungkap bahwa R tengah mengandung dan akhirnya memutuskan untuk berhenti sekolah karena tekanan sosial serta faktor keluarga.
Kepala SMK tempat R bersekolah, Suyatno, menjelaskan bahwa pihak sekolah sebenarnya tidak mengeluarkan R, tetapi yang bersangkutan memilih mundur karena merasa malu. “Kami selalu membuka ruang untuk diskusi dan mencari solusi terbaik bagi siswa. Namun, keputusan akhirnya ada pada keluarga,” ujarnya.
Kasus ini pun memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat, terutama terkait peran keluarga dan lingkungan dalam memberikan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi bagi remaja. Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Malang menyatakan keprihatinannya dan berharap ada dukungan dari berbagai pihak agar kasus serupa tidak terulang.
Sementara itu, keluarga R dikabarkan sedang mengupayakan penyelesaian secara kekeluargaan dengan pihak laki-laki yang bertanggung jawab atas kehamilan tersebut. Hingga saat ini, belum ada langkah hukum yang diambil.
Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya edukasi seks dan peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anak mereka. Tim Jatimku.com akan terus memantau perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini.
Baru Disahkan, UU TNI Digugat ke MK oleh Mahasiswa UI
Jatimku – Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang baru saja disahkan oleh DPR menuai kontroversi. Sejumlah mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) resmi mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada Senin (24/3), menilai UU tersebut memiliki pasal-pasal yang berpotensi melanggar prinsip demokrasi dan supremasi sipil.
Para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Demokrasi UI datang ke gedung MK dengan membawa sejumlah berkas gugatan. Mereka menyatakan bahwa ada beberapa ketentuan dalam UU TNI yang dianggap memberikan kewenangan berlebihan kepada institusi militer dalam ranah sipil, yang dinilai bertentangan dengan konstitusi.
“Kami melihat ada beberapa pasal dalam UU TNI yang berpotensi mengancam hak-hak sipil dan melangkahi prinsip demokrasi. Oleh karena itu, kami mengajukan judicial review agar MK dapat menguji kembali konstitusionalitasnya,” ujar Raka Permana, salah satu perwakilan mahasiswa UI.
Gugatan ini mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan, termasuk akademisi dan aktivis hak asasi manusia. Beberapa pakar hukum tata negara menilai bahwa judicial review terhadap UU TNI ini bisa menjadi momentum penting untuk mengoreksi regulasi yang dianggap kontroversial.
Sementara itu, pihak pemerintah dan DPR yang mengesahkan UU TNI menyatakan bahwa regulasi tersebut telah melalui kajian yang matang dan bertujuan untuk memperkuat peran TNI dalam menjaga kedaulatan negara. Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Mahkamah Konstitusi terkait jadwal sidang uji materi yang diajukan oleh mahasiswa UI.
Tim Jatimku.com akan terus memantau perkembangan gugatan ini dan menyajikan informasi terbaru kepada pembaca.
Aksi Demo Tolak RUU TNI di Depan Gedung DPRD Memanas, Kobaran Api di Teras Gedung
Surabaya – Aksi demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI di depan Gedung DPRD Jawa Timur memanas pada Senin (24/3). Ribuan massa yang tergabung dalam berbagai elemen masyarakat turun ke jalan untuk menyuarakan penolakan mereka terhadap RUU yang dinilai kontroversial tersebut.
Ketegangan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ketika massa mulai mendorong barikade petugas keamanan yang berjaga di depan gedung DPRD. Situasi semakin tak terkendali saat sejumlah demonstran membakar ban dan beberapa benda lain di teras gedung DPRD, menciptakan kepulan asap hitam yang membubung tinggi.
Aparat kepolisian yang berjaga berusaha mengendalikan situasi dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Namun, demonstran tetap bertahan dan semakin lantang meneriakkan tuntutan mereka. Beberapa pengunjuk rasa mengalami luka ringan akibat bentrokan dengan petugas keamanan.
Salah satu koordinator aksi, Andi Prasetyo, menyatakan bahwa RUU TNI yang sedang dibahas di DPR berpotensi mengancam demokrasi dan memperluas keterlibatan militer dalam ranah sipil. “Kami menolak segala bentuk revisi yang dapat membahayakan supremasi sipil dan hak-hak demokratis rakyat,” ujar Andi.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar Gedung DPRD Jawa Timur masih tegang. Petugas kepolisian terus melakukan penjagaan ketat guna mengantisipasi eskalasi yang lebih besar. Sementara itu, belum ada pernyataan resmi dari pihak DPRD terkait tuntutan demonstran.
Perkembangan lebih lanjut terkait aksi ini akan terus dipantau oleh tim Jatimku.com.
DBUSA Tebar Kepedulian Hingga Pelosok Wedi Awu
Jatimku.com - Malang – Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momentum untuk berbagi dan menebar kebaikan. Pada Jumat, 21 Maret 2025, Ramadhan Pelosok kembali digelar, kali ini di Wedi Awu. Kegiatan yang diinisiasi oleh Dompet Bina Umat Sejahtera (DBUSA) ini menjadi bagian dari tasyakuran dan pondok Ramadhan, dengan berbagai agenda sosial serta edukasi mitigasi bencana bagi masyarakat setempat.
Sejak pagi, tim relawan DBUSA telah bersiap di dua titik kumpul utama, yaitu rumah Mas Angga di Jl. Manisa, Bumiayu, dan rumah Samsul di Kacuk-Kebonsari. Beberapa armada disiapkan untuk membawa logistik dan tim, di antaranya ambulans dengan driver Lukman dan Tajuddin, mobil Innova yang dikendarai oleh Amin, Angga, Intan, dan Sakinah, serta Avanza yang dikemudikan oleh Furqon, Samsul, Putra, Anisa, tim MRI, dan Abidin.
Sekitar pukul 09.00 WIB, seluruh tim bertemu di SPBU Talok, Turen, untuk melakukan koordinasi terakhir dan pendistribusian logistik ke masing-masing kendaraan. Setelah semua siap, perjalanan dilanjutkan menuju Wedi Awu, tempat acara berlangsung.
Setibanya di lokasi, langsung melakukan ramah tamah dan sedikit briefing untuk acara yang akan dilaksanakan. Setelah itu beristirahat karena sudah melakukan perjalanan yang cukup jauh.
Acara dimulai setelah Ashar dengan sesi pengenalan ambulans yang dipandu oleh Coach Lukman. Dalam sesi ini, masyarakat diperkenalkan dengan fungsi dan kegunaan ambulans dalam situasi darurat. Tak hanya itu, edukasi mitigasi gempa dan fire rescue juga diberikan oleh Coach Furqon, memberikan wawasan kepada warga tentang langkah-langkah penyelamatan dalam menghadapi bencana.
Menjelang sore, tim relawan dari DBUSA membagikan bingkisan kepada 78 santri TPQ, disusul dengan pembagian santunan kepada 25 yatim dhuafa serta 7 guru TPQ. Kegiatan ini berlangsung penuh kehangatan, diiringi rasa syukur dari para penerima manfaat.
Tim dari MRI yang datang juga mengadakan cek kesehatan yang dilaksanakan di rumah dekat mushola. Para warga pun mengantri untuk dicek kesehatannya. Acara cek kesehatan ini juga disambut dengan hangat oleh warga.
Memasuki waktu berbuka, suasana semakin khidmat. Setelah azan Magrib berkumandang, para peserta menikmati takjil bersama. Usai sholat Magrib, sesi makan bersama digelar dengan berbagai menu yang beraneka ragam.
Setelah seluruh rangkaian acara selesai, tim relawan DBUSA pun bersiap untuk kembali ke Malang. Beberapa peserta memilih untuk melanjutkan ibadah Isya dan tarawih di lokasi sebelum pulang.
Kegiatan Ramadhan Pelosok ini tidak hanya sekadar membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan dan kepedulian bagi masyarakat di pelosok. Dompet Bina Umat Sejahtera (DBUSA) berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang bermanfaat, dengan harapan kegiatan ini dapat berlangsung setiap tahun dan menjangkau lebih banyak wilayah yang membutuhkan.
(Liputan oleh Jatimku.com)
IHSG Dibuka Merah, Rupiah Melemah ke Rp 16.428 per Dolar AS
Jakarta, Jatimku.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, seiring dengan tekanan eksternal dan pelemahan nilai tukar rupiah. Pada pembukaan sesi pertama, IHSG turun ke zona merah, mencerminkan sentimen negatif dari investor.
Di sisi lain, rupiah juga mengalami depresiasi signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Berdasarkan data pasar, rupiah diperdagangkan di level Rp 16.428 per USD, melemah dibandingkan penutupan sebelumnya. Tekanan terhadap mata uang Garuda ini diduga dipicu oleh faktor eksternal, termasuk kebijakan suku bunga The Fed serta ketidakpastian ekonomi global.
Analis pasar modal menyebutkan bahwa pelemahan IHSG dan rupiah dipengaruhi oleh kombinasi faktor global dan domestik. “Investor masih wait and see terhadap arah kebijakan moneter AS. Selain itu, data ekonomi dalam negeri juga turut mempengaruhi pergerakan pasar,” ujar seorang analis keuangan.
Sektor saham yang paling terdampak dalam sesi perdagangan pagi ini di antaranya adalah sektor perbankan dan manufaktur. Investor tampaknya masih berhati-hati dalam mengambil keputusan di tengah ketidakpastian ekonomi.
Meski demikian, beberapa pengamat menilai bahwa pelemahan ini masih dalam batas wajar dan berharap pasar bisa pulih seiring dengan stabilisasi ekonomi global dan kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Jatimku.com akan terus memantau perkembangan pasar keuangan untuk memberikan informasi terbaru kepada pembaca.
TNBTS Klarifikasi Larangan Drone & Temuan Ganja di Bromo-Semeru
Malang, Jatimku.com – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) akhirnya memberikan klarifikasi terkait dua isu yang mencuat belakangan ini, yakni larangan penggunaan drone di kawasan taman nasional dan penemuan ladang ganja di sekitar Gunung Bromo dan Semeru.
Larangan Drone untuk Lindungi Ekosistem
Pihak TNBTS menegaskan bahwa larangan penggunaan drone di kawasan Bromo-Semeru bukanlah kebijakan baru. Aturan ini sudah berlaku sejak lama dengan tujuan melindungi satwa liar dan ekosistem yang rentan terganggu oleh suara serta keberadaan drone.
“Kami ingin menegaskan bahwa aturan ini bertujuan untuk menjaga ketenangan satwa di habitatnya. Penggunaan drone tanpa izin juga bisa mengganggu pengalaman wisatawan lain serta berpotensi membahayakan penerbangan helikopter evakuasi jika terjadi keadaan darurat,” ujar Kepala BB TNBTS.
Namun, bagi kalangan tertentu seperti peneliti atau dokumentasi resmi, penggunaan drone masih bisa dilakukan dengan izin khusus dari otoritas terkait.
Penemuan Ladang Ganja di Lereng Semeru
Selain itu, TNBTS juga menanggapi kabar penemuan ladang ganja di kawasan Bromo-Semeru. Menurut pihak berwenang, kasus ini sudah dalam penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian dan tidak berkaitan langsung dengan aktivitas wisata di taman nasional.
“Kami mendukung penuh pihak kepolisian dalam mengusut tuntas kasus ini. Jika memang ada oknum yang menyalahgunakan kawasan konservasi untuk hal ilegal seperti ini, tentu kami akan bekerja sama dalam proses penegakan hukum,” tegasnya.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas penanaman ganja tersebut. TNBTS juga meningkatkan patroli dan pengawasan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dan wisatawan bisa memahami kebijakan yang diterapkan oleh TNBTS demi menjaga kelestarian kawasan Bromo-Semeru.
Jatimku.com akan terus mengawal perkembangan kasus ini.
Truk Tangki Sedot WC Berlogo LiNi Solution Draine Buang Limbah Sembarangan di Kota Malang
Malang, Jatimku.com – Sebuah truk tangki sedot WC berlogo LiNi Solution Draine tertangkap kamera membuang limbah sembarangan di salah satu kawasan Kota Malang. Aksi ini menimbulkan keresahan warga setempat karena berpotensi mencemari lingkungan dan menimbulkan bau tidak sedap.
Kejadian ini diketahui setelah warga sekitar melaporkan adanya aktivitas mencurigakan dari truk tersebut pada malam hari. Salah satu saksi mata, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa truk tersebut berhenti di pinggir jalan, lalu membuang limbah ke saluran air tanpa izin.
“Saya lihat sopirnya membuka selang dan mengalirkan limbah ke selokan. Baunya menyengat dan sangat mengganggu,” ujar warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang telah menerima laporan ini dan berjanji akan menindaklanjuti kasus tersebut. Kepala DLH Kota Malang menyatakan bahwa pembuangan limbah secara ilegal merupakan pelanggaran serius dan dapat dikenai sanksi berat.
“Kami akan menyelidiki perusahaan terkait dan memastikan adanya tindakan tegas jika terbukti melanggar aturan lingkungan,” katanya.
Warga berharap pihak berwenang segera menindak tegas pelaku pembuangan limbah sembarangan agar kejadian serupa tidak terulang. Selain merusak lingkungan, limbah yang dibuang ke saluran air tanpa pengolahan bisa mencemari sumber air bersih dan menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak LiNi Solution Draine terkait insiden ini. Jatimku.com akan terus mengawal perkembangan kasus ini untuk memastikan adanya tindakan lanjut dari pihak berwenang.
Tragis, 3 Polisi di Lampung Gugur Saat Gerebek Sabung Ayam, Salah Satunya Kapolsek
Lampung, Jatimku.com – Peristiwa tragis terjadi di Lampung saat tiga anggota kepolisian gugur dalam operasi penggerebekan arena sabung ayam ilegal. Salah satu korban adalah Kapolsek setempat. Insiden ini menambah daftar panjang risiko yang dihadapi aparat dalam menjalankan tugas pemberantasan perjudian.
Menurut keterangan resmi dari kepolisian, kejadian bermula ketika tim dari Polsek setempat melakukan operasi penggerebekan di lokasi yang diduga menjadi tempat sabung ayam ilegal. Namun, situasi berubah mencekam ketika kelompok pelaku yang tidak terima dengan penggerebekan tersebut melakukan perlawanan dengan senjata tajam dan senjata api.
Kapolda Lampung menyampaikan rasa duka mendalam atas gugurnya tiga personel dalam tugas. “Kami kehilangan tiga anggota terbaik kami yang telah berjuang menegakkan hukum. Kasus ini akan kami usut tuntas dan para pelaku harus bertanggung jawab atas tindakan mereka,” tegasnya.
Polisi kini telah melakukan penyelidikan intensif dan memburu para pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Beberapa orang yang berada di lokasi saat kejadian juga telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Masyarakat sekitar mengaku terkejut dan mengecam keras aksi brutal para pelaku. Mereka berharap pihak berwenang dapat segera menangkap pelaku serta memastikan peristiwa serupa tidak terulang di kemudian hari.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian dalam memberantas praktik ilegal seperti perjudian memiliki risiko besar. Ke depan, diharapkan ada langkah-langkah lebih strategis dalam operasi serupa agar keselamatan aparat lebih terjamin.
Jenazah ketiga anggota kepolisian yang gugur dalam tugas telah disemayamkan dan akan mendapatkan penghormatan terakhir sebagai pahlawan yang gugur dalam menjalankan kewajiban. Kepolisian juga berjanji akan memberikan santunan serta perhatian khusus kepada keluarga yang ditinggalkan.
DPR & Pemerintah Sepakat, Revisi UU TNI Disahkan di Paripurna
Jakarta, Jatimku.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama Pemerintah resmi menyepakati revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) untuk disahkan dalam Rapat Paripurna. Keputusan ini menjadi langkah penting dalam upaya memperkuat regulasi dan modernisasi institusi pertahanan negara.
Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPR RI pada hari ini berlangsung dengan dukungan mayoritas fraksi. Dalam pembahasannya, revisi UU TNI mencakup sejumlah poin strategis, termasuk peningkatan kesejahteraan prajurit, penyesuaian struktur organisasi, serta penguatan peran TNI dalam menjaga kedaulatan negara.
Menteri Pertahanan menyatakan bahwa revisi ini merupakan bagian dari reformasi pertahanan guna menyesuaikan dengan dinamika ancaman global dan perkembangan geopolitik. "Kami memastikan bahwa perubahan dalam UU TNI akan memperkuat institusi pertahanan kita, serta tetap dalam koridor demokrasi dan supremasi sipil," ujarnya dalam konferensi pers usai rapat.
Salah satu poin utama dalam revisi ini adalah pengaturan peran TNI di luar tugas utama pertahanan, termasuk keterlibatan dalam penanggulangan bencana, keamanan maritim, serta kerja sama internasional. Namun, sejumlah pihak menekankan pentingnya pengawasan yang ketat agar peran tersebut tetap sesuai dengan prinsip demokrasi dan tidak tumpang tindih dengan kewenangan sipil.
Sementara itu, Panglima TNI menyambut baik revisi ini dan menyatakan kesiapan institusinya dalam menjalankan aturan baru yang disahkan. "Kami akan segera menyesuaikan kebijakan internal agar implementasi UU yang baru dapat berjalan efektif dan optimal," ungkapnya.
Dengan pengesahan revisi UU TNI ini, diharapkan institusi pertahanan Indonesia semakin kuat, profesional, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Masyarakat pun menantikan bagaimana aturan baru ini akan berdampak terhadap tata kelola dan peran TNI dalam menjaga keamanan serta kedaulatan negara.
Presiden Prabowo Resmikan Stadion Kanjuruhan dan 16 Stadion Lainnya, Kabar Baik untuk Arema
Malang, Jatimku.com – Kabar gembira datang bagi pecinta sepak bola, khususnya Aremania. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan Stadion Kanjuruhan yang telah selesai direnovasi, bersama dengan 16 stadion lainnya di berbagai daerah. Peresmian ini menjadi tonggak baru dalam upaya meningkatkan kualitas infrastruktur sepak bola nasional.
Dalam acara peresmian yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk memajukan sepak bola Indonesia dengan menyediakan fasilitas yang lebih modern dan aman bagi para pemain serta suporter.
“Kita ingin sepak bola Indonesia semakin maju, dengan stadion yang layak dan memenuhi standar keamanan internasional,” ujar Prabowo dalam pidatonya.
Renovasi Stadion Kanjuruhan sendiri dilakukan setelah insiden tragis yang terjadi pada 1 Oktober 2022. Pemerintah berkomitmen untuk membangun ulang stadion ini dengan standar keamanan yang lebih tinggi, termasuk penambahan pintu keluar darurat, peningkatan fasilitas medis, serta penggunaan teknologi keamanan yang lebih canggih.
Selain Stadion Kanjuruhan, 16 stadion lainnya yang diresmikan tersebar di berbagai provinsi, sebagai bagian dari program nasional untuk meningkatkan kualitas sarana olahraga. Keputusan ini disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk klub-klub sepak bola dan masyarakat pecinta olahraga.
Manajemen Arema FC pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap stadion yang menjadi kandang tim berjuluk Singo Edan tersebut. Mereka berharap dengan kondisi stadion yang lebih baik, atmosfer pertandingan akan semakin nyaman dan mendukung performa tim.
“Ini adalah kabar baik bagi kami dan seluruh Aremania. Dengan fasilitas yang lebih modern dan aman, kami yakin pengalaman menonton pertandingan akan lebih baik dan mendukung perkembangan sepak bola nasional,” kata manajer Arema FC.
Peresmian ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi kebangkitan sepak bola Indonesia di kancah internasional. Dengan stadion yang memenuhi standar FIFA, diharapkan akan semakin banyak pertandingan berskala internasional yang bisa digelar di Indonesia.
Dengan telah diresmikannya Stadion Kanjuruhan dan 16 stadion lainnya, masyarakat kini dapat menikmati pertandingan sepak bola dengan fasilitas yang lebih layak dan aman. Ini menjadi bukti bahwa pemerintah serius dalam membangun olahraga sebagai salah satu sektor penting dalam pembangunan bangsa.