Kapolres Batu Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Malam Takbir, Pastikan Idul Fitri Berjalan Kondusif
Tips Berhemat Saat Lebaran: Rayakan dengan Bijak Tanpa Boros
Jatimku.com – Lebaran adalah momen istimewa yang dinanti-nantikan setiap tahun. Namun, sering kali perayaan ini juga identik dengan pengeluaran besar, mulai dari belanja baju baru, hidangan spesial, hingga tradisi berbagi THR. Agar tetap bisa menikmati kebahagiaan Idulfitri tanpa khawatir kondisi keuangan setelahnya, berikut beberapa tips berhemat saat Lebaran yang bisa diterapkan.
1. Buat Anggaran dan Prioritaskan Kebutuhan
Sebelum memasuki bulan Ramadan, buat daftar anggaran khusus untuk Lebaran. Pisahkan antara kebutuhan utama, seperti zakat dan sedekah, dengan pengeluaran sekunder, seperti baju baru atau dekorasi rumah. Dengan perencanaan yang matang, pengeluaran bisa lebih terkontrol.
2. Belanja dengan Bijak
Manfaatkan promo atau diskon yang sering ditawarkan menjelang Lebaran.
Bandingkan harga di beberapa toko sebelum memutuskan untuk membeli.
Hindari pembelian impulsif dan fokus pada barang yang benar-benar diperlukan.
3. Kurangi Pengeluaran untuk Baju Baru
Tidak ada salahnya mengenakan pakaian lama yang masih bagus. Jika ingin membeli baju baru, pilihlah model yang bisa digunakan dalam berbagai kesempatan, bukan hanya saat Lebaran.
4. Masak Sendiri daripada Membeli Makanan Jadi
Makanan khas Lebaran seperti ketupat, opor ayam, dan rendang bisa lebih hemat jika dimasak sendiri. Selain lebih murah, memasak sendiri juga memastikan kualitas dan kebersihan makanan.
5. Bijak dalam Memberikan THR
Jika memiliki banyak keponakan atau keluarga yang harus diberikan THR, tetapkan jumlah yang sesuai dengan kemampuan finansial. Ingat, yang terpenting bukan nominalnya, tetapi ketulusan dalam berbagi.
6. Gunakan Transportasi yang Hemat
Bagi yang mudik, bandingkan biaya transportasi antara kereta, bus, atau kendaraan pribadi. Manfaatkan tiket promo atau mudik bersama agar lebih hemat.
7. Simpan Sebagian Uang untuk Setelah Lebaran
Jangan habiskan seluruh gaji atau THR untuk perayaan Lebaran. Pastikan ada dana yang disimpan untuk kebutuhan setelah Idulfitri agar tidak mengalami kesulitan finansial di bulan berikutnya.
Kesimpulan
Lebaran adalah waktu untuk berbagi kebahagiaan, tetapi bukan berarti harus menghabiskan banyak uang. Dengan perencanaan keuangan yang matang, kita bisa tetap menikmati momen Lebaran tanpa beban finansial. Mari rayakan Idulfitri dengan kebijaksanaan dan keberkahan! 🌙✨
Jatimku.com – Menyelami Sastra, Menghidupkan Makna
Kapolres Batu: Sahur Bersama Mempererat Ukhuwah
Inspirasi Dekorasi Rumah Bertema Ramadhan
Jatimku.com – Bulan Ramadhan adalah momen yang penuh berkah dan kebersamaan. Untuk menambah nuansa spiritual dan kehangatan di rumah, banyak keluarga mulai mendekorasi rumah mereka dengan sentuhan khas Ramadhan. Berikut beberapa inspirasi dekorasi rumah bertema Ramadhan yang bisa Anda terapkan:
1. Gunakan Warna Hangat dan Islami
Warna seperti emas, hijau, dan biru sering dikaitkan dengan suasana Islami dan Ramadhan. Gunakan elemen dekorasi dengan warna-warna ini untuk menciptakan suasana yang nyaman dan menenangkan.
2. Lampu Hias dan Lentera Arab
Lentera atau lampu hias berbentuk geometris khas Timur Tengah bisa menjadi elemen dekorasi utama. Anda bisa meletakkannya di ruang tamu atau teras untuk memberikan kesan hangat saat berbuka puasa.
3. Hiasan Kaligrafi Islami
Tambahkan dekorasi berupa kaligrafi Islami dengan tulisan seperti "Ramadhan Kareem" atau ayat-ayat Al-Qur'an. Bisa dalam bentuk lukisan, stiker dinding, atau ukiran kayu yang memperindah ruangan.
4. Sudut Ibadah yang Nyaman
Siapkan satu sudut khusus di rumah sebagai tempat ibadah dengan sajadah yang nyaman, rak Al-Qur’an, dan wewangian seperti aroma kayu gaharu agar ibadah terasa lebih khusyuk.
5. Meja Makan Bertema Ramadhan
Percantik meja makan dengan taplak bertema Islami, peralatan makan bernuansa emas atau perak, serta lilin aromaterapi untuk menciptakan suasana berbuka puasa yang lebih istimewa.
6. DIY Hiasan Kertas dan Gantungan Bulan Bintang
Untuk menambah keseruan, buatlah dekorasi DIY (Do It Yourself) bersama keluarga seperti hiasan gantung berbentuk bulan sabit dan bintang dari kertas atau kain flanel.
7. Tambahkan Aroma Khas Timur Tengah
Gunakan lilin aromaterapi atau dupa dengan aroma khas Timur Tengah seperti oud, gaharu, atau mawar untuk memberikan nuansa Ramadhan yang lebih mendalam.
Kesimpulan
Dengan sentuhan dekorasi sederhana, rumah bisa menjadi tempat yang lebih nyaman dan penuh semangat Ramadhan. Dekorasi tidak hanya memperindah ruangan tetapi juga menambah kekhusyukan dalam menjalankan ibadah di bulan suci ini. Selamat menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan rumah yang penuh berkah!
Jatimku.com – Menginspirasi Lewat Kata-kata
Kadishub Kota Malang Rapat Bersama Panitia Event Madyopuro Mangano Sekaligus Buka Bersama
Pererat Sinergi, Kapolres Batu Gelar Buka Bersama TNI-Polri di Polsek Bumiaji
Anggota Pos Terpadu Ops Ketupat Semeru 2025 Polres Batu Lakukan Pengaturan Lalu Lintas, Pastikan Kelancaran Arus Wisata
Polres Batu - Anggota Pos Terpadu Operasi Ketupat Semeru 2025 Polres Batu terus berjaga untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di wilayah Kota Batu. Pada Kamis (27/3/2025), personel diterjunkan ke sejumlah titik strategis guna mengantisipasi kepadatan kendaraan, terutama di kawasan wisata.
Pengamanan dan pengaturan lalu lintas ini dilakukan mengingat meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Kota Batu selama libur panjang. Langkah ini bertujuan untuk menghindari kemacetan yang berpotensi menghambat mobilitas warga dan wisatawan.
"Pengaturan lalu lintas merupakan bagian dari upaya kami dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya di jalur-jalur utama yang sering mengalami kepadatan," ujar Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si.
Kapolres Batu juga menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arahan Kapolda Jawa Timur untuk memastikan arus mudik dan wisata tetap lancar serta minim gangguan. "Kami ingin memastikan bahwa libur panjang ini tetap berlangsung dengan tertib dan aman. Anggota sudah kami siagakan di berbagai titik rawan macet," tambahnya.
Selain pengaturan lalu lintas, pihak kepolisian juga mengimbau pengendara untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga keselamatan selama berkendara. Penggunaan helm bagi pengendara motor, sabuk pengaman bagi pengendara mobil, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara menjadi beberapa imbauan yang ditekankan dalam operasi ini.
Sebagai kota wisata, Kota Batu menjadi destinasi favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Oleh karena itu, Polres Batu berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran arus lalu lintas demi kenyamanan seluruh pengunjung.
Dengan adanya pengamanan yang maksimal, diharapkan masyarakat dapat menikmati liburan dengan lebih nyaman tanpa terganggu oleh kemacetan panjang. Polisi juga mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam menciptakan lalu lintas yang tertib dan aman di Kota Batu.
POLRES Batu Mengungkap Kasus Peredaran Uang Palsu
Polres Batu berhasil mengungkap kasus peredaran uang palsu dan menangkap tiga tersangka pada Minggu, 23 Maret 2025, sekitar pukul 21.00 WIB. Penangkapan dilakukan di depan Toko Artha Shop, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu.
Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranatha, mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari informasi mengenai transaksi jual beli uang palsu melalui media sosial Facebook. Polisi yang menerima laporan tersebut segera melakukan penyelidikan dan menemukan bahwa para pelaku menawarkan uang palsu senilai Rp10 juta dengan harga Rp2,5 juta. Setelah memastikan adanya transaksi, petugas melakukan pemantauan di lokasi yang telah disepakati, yaitu di depan Toko Artha Shop.
"Kami memperoleh informasi mengenai transaksi uang palsu yang akan berlangsung di Kota Batu. Setelah kami telusuri, pelaku sudah menentukan tempat pertemuan untuk menyerahkan uang palsu kepada pembeli. Petugas yang melakukan pemantauan langsung mengamankan tersangka pertama, GA, saat transaksi berlangsung," ujar AKBP Andi Yudha Pranatha.
Tersangka pertama yang ditangkap adalah GA (19), warga Dusun Sidorejo, RT 4 RW 2, Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi kemudian mengamankan dua tersangka lainnya, yaitu AA (37), warga Dusun Sukomulyo, RT 2 RW 2, Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, serta HP (22), warga Jalan Kendalrejo Talun, Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.
Kapolsek Batu, AKP Anton Hendry Subagijo, menjelaskan bahwa uang palsu yang diedarkan oleh para pelaku memiliki tekstur yang lebih halus dibandingkan uang asli. Untuk membuatnya lebih meyakinkan, uang palsu tersebut disemprot dengan cat semprot (pilox) akrilik agar terasa kasar saat disentuh. Para pelaku diduga beroperasi di malam hari dengan cara berbelanja menggunakan uang palsu yang telah dikusutkan agar tampak lebih menyerupai uang asli.
"Uang palsu yang mereka edarkan memiliki permukaan lebih halus dibanding uang asli. Karena itu, pelaku menyemprotkan pilox akrilik agar terasa lebih kasar saat disentuh. Mereka beraksi di malam hari dengan membeli barang secara eceran, dan sebelum digunakan, uang palsu tersebut dibuat kusut agar lebih sulit dikenali," ungkap AKP Anton.
Dalam penangkapan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain uang palsu senilai Rp14,9 juta dalam pecahan Rp100 ribu, uang asli sebesar Rp700 ribu, satu unit ponsel iPhone XR, satu unit sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi AG 3142 KAX, jaket, printer, serta pilox yang diduga digunakan dalam proses pemalsuan.
Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranatha, menegaskan bahwa penyelidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap apakah para tersangka mencetak sendiri uang palsu tersebut atau mendapatkannya dari jaringan lain.
"Kami masih mendalami bagaimana uang palsu ini diproduksi, apakah dicetak sendiri oleh para pelaku atau diperoleh dari pihak lain," ujarnya.
Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 36 ayat 2 dan 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2011 juncto Pasal 26 ayat 2 dan 3 Undang-Undang yang sama tentang Mata Uang. Mereka terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara serta denda hingga Rp10 miliar.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam bertransaksi dan segera melapor apabila menemukan indikasi adanya peredaran uang palsu. Polisi juga meminta masyarakat bekerja sama dalam memberantas tindak kejahatan ini demi menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan.
DBUSA Tebar Kepedulian Hingga Pelosok Wedi Awu
Jatimku.com - Malang – Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momentum untuk berbagi dan menebar kebaikan. Pada Jumat, 21 Maret 2025, Ramadhan Pelosok kembali digelar, kali ini di Wedi Awu. Kegiatan yang diinisiasi oleh Dompet Bina Umat Sejahtera (DBUSA) ini menjadi bagian dari tasyakuran dan pondok Ramadhan, dengan berbagai agenda sosial serta edukasi mitigasi bencana bagi masyarakat setempat.
Sejak pagi, tim relawan DBUSA telah bersiap di dua titik kumpul utama, yaitu rumah Mas Angga di Jl. Manisa, Bumiayu, dan rumah Samsul di Kacuk-Kebonsari. Beberapa armada disiapkan untuk membawa logistik dan tim, di antaranya ambulans dengan driver Lukman dan Tajuddin, mobil Innova yang dikendarai oleh Amin, Angga, Intan, dan Sakinah, serta Avanza yang dikemudikan oleh Furqon, Samsul, Putra, Anisa, tim MRI, dan Abidin.
Sekitar pukul 09.00 WIB, seluruh tim bertemu di SPBU Talok, Turen, untuk melakukan koordinasi terakhir dan pendistribusian logistik ke masing-masing kendaraan. Setelah semua siap, perjalanan dilanjutkan menuju Wedi Awu, tempat acara berlangsung.
Setibanya di lokasi, langsung melakukan ramah tamah dan sedikit briefing untuk acara yang akan dilaksanakan. Setelah itu beristirahat karena sudah melakukan perjalanan yang cukup jauh.
Acara dimulai setelah Ashar dengan sesi pengenalan ambulans yang dipandu oleh Coach Lukman. Dalam sesi ini, masyarakat diperkenalkan dengan fungsi dan kegunaan ambulans dalam situasi darurat. Tak hanya itu, edukasi mitigasi gempa dan fire rescue juga diberikan oleh Coach Furqon, memberikan wawasan kepada warga tentang langkah-langkah penyelamatan dalam menghadapi bencana.
Menjelang sore, tim relawan dari DBUSA membagikan bingkisan kepada 78 santri TPQ, disusul dengan pembagian santunan kepada 25 yatim dhuafa serta 7 guru TPQ. Kegiatan ini berlangsung penuh kehangatan, diiringi rasa syukur dari para penerima manfaat.
Tim dari MRI yang datang juga mengadakan cek kesehatan yang dilaksanakan di rumah dekat mushola. Para warga pun mengantri untuk dicek kesehatannya. Acara cek kesehatan ini juga disambut dengan hangat oleh warga.
Memasuki waktu berbuka, suasana semakin khidmat. Setelah azan Magrib berkumandang, para peserta menikmati takjil bersama. Usai sholat Magrib, sesi makan bersama digelar dengan berbagai menu yang beraneka ragam.
Setelah seluruh rangkaian acara selesai, tim relawan DBUSA pun bersiap untuk kembali ke Malang. Beberapa peserta memilih untuk melanjutkan ibadah Isya dan tarawih di lokasi sebelum pulang.
Kegiatan Ramadhan Pelosok ini tidak hanya sekadar membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan dan kepedulian bagi masyarakat di pelosok. Dompet Bina Umat Sejahtera (DBUSA) berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang bermanfaat, dengan harapan kegiatan ini dapat berlangsung setiap tahun dan menjangkau lebih banyak wilayah yang membutuhkan.
(Liputan oleh Jatimku.com)
BMH Hadiri BISMA di STIEKMA: Berbagi Kebahagiaan di Ramadhan 1446 H
![]() |
BISMA STIEKMA Ramadhan 1446 H 2025, Hadirkan Yatim, Piatu Dan Dhuafa |
![]() |
BMH Bersama Team Hadroh STIEKMA Dalam Giat BISMA |
![]() |
BISMA STIEKMA: Tausiyah (Mauizatul Hasanah) Dari BMH Oleh Ustadz Agus Wahyudi |
Visite Ramadhan: SMAI Bani Hasyim Singosari Kunjungi BMH Malang
Jatimku.com, Malang – Dalam rangka program tahunan Ramadhan, SMAI Bani Hasyim Singosari mengadakan visite ke lembaga zakat sebagai bagian dari pembelajaran langsung tentang zakat, infak, sedekah, wakaf, dan hibah. Pada Ramadhan 1446 H, mereka memilih LAZNAS BMH Malang sebagai mitra kunjungan.
"Kami memilih BMH karena merupakan salah satu LAZNAS yang telah berpengalaman luas. Tujuan kunjungan ini adalah untuk menuntut ilmu tentang zakat dan berbagai bentuk filantropi Islam," ujar Aang, guru pendamping SMAI Bani Hasyim Singosari.
Sebanyak 30 santri dan santriwati turut serta dalam kegiatan ini dan disambut hangat oleh jajaran stakeholder BMH Malang, di antaranya Lukmanul Hakim, Khuzen, Imron Mahmudi, Amir, Agus Wahyudi, Anwar, Fawwas, dan Irfak.
Acara dimulai dengan pembukaan oleh Agus BMH sebagai MC, diikuti sambutan dari pihak SMAI Bani Hasyim. Aang menekankan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka Belajar, yang mendorong santri untuk belajar langsung dari praktisi di lapangan.
Lukmanul Hakim, Ketua BMH, menyampaikan materi Fiqih Zakat, merujuk pada QS. At-Taubah ayat 60 dan 103. Ia menjelaskan tentang 8 golongan penerima zakat serta kewajiban zakat dalam Islam. Setelah pemaparan, sesi diskusi dibuka dan berlangsung dinamis. Para santri aktif bertanya mengenai zakat perdagangan, zakat peternakan, zakat mualaf, dan aspek lain dari 8 asnaf penerima zakat.
"Saya senang karena pertanyaan yang diajukan berbobot dan sesuai dengan tema. Ini menunjukkan bahwa santri SMAI Bani Hasyim benar-benar menyimak materi dengan baik," ujar Lukman dengan antusias.
Setelah sesi pertama ditutup, Imron Mahmudi melanjutkan dengan tema Digital Marketing dan PRODAYA. Ia membuka sesi dengan ice breaking singkat, mengajak semua peserta untuk senam satu menit sebelum menampilkan video profil BMH.
"Melalui video ini, kalian bisa lebih memahami apa dan siapa BMH serta bagaimana sistem kerja lembaga ini dalam mengelola dana zakat," jelas Imron. Ia juga memaparkan secara rinci proses pengelolaan zakat dari tahap input hingga output.
Sebagai penutup, Agus BMH mengajak para santri untuk berpartisipasi dalam program Literasi Antologi BMH. Program ini mendorong santri untuk bernarasi, berdiskripsi, dan menulis tentang berbagai tema yang nantinya akan dibukukan dengan ISBN atau QRCBN.
"Insya Allah ini akan menjadi terobosan di SMAI Bani Hasyim Singosari. BMH bersama donatur siap berbagi ilmu tentang literasi sebagai bagian dari kontribusi sosial," ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan istighfar, hamdalah, dan doa kafaratul majelis, mencerminkan kesan mendalam dari kunjungan edukatif ini.
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك
Semoga Allah Menerima Amal Ibadah Kami Dan Amal Ibadah Kalian Semua. Aamiin.
Tips Pada Bulan Ramadhan: Persiapan Keuangan agar Puasa Lebih Tenang
Bulan Ramadhan sering kali identik dengan peningkatan pengeluaran, mulai dari kebutuhan makanan, zakat, hingga persiapan lebaran. Agar tidak boros dan tetap bisa menjalankan ibadah dengan tenang, berikut adalah beberapa tips persiapan keuangan menjelang Ramadhan.
1. Buat Anggaran Ramadhan
Sebelum bulan puasa dimulai, buatlah anggaran khusus Ramadhan yang mencakup kebutuhan makanan, infaq, zakat, dan keperluan lainnya. Dengan anggaran yang jelas, kamu bisa mengontrol pengeluaran agar tidak berlebihan.
2. Kurangi Pengeluaran yang Tidak Perlu
Menjelang Ramadhan, coba evaluasi pengeluaran bulanan dan kurangi hal-hal yang tidak terlalu penting, seperti makan di luar atau belanja barang yang tidak dibutuhkan. Dana yang dihemat bisa dialokasikan untuk keperluan ibadah atau sedekah.
3. Belanja Kebutuhan Pokok Lebih Awal
Harga bahan makanan biasanya meningkat saat Ramadhan. Untuk menghindari lonjakan harga, belilah kebutuhan pokok seperti beras, minyak, dan bahan makanan lainnya sebelum bulan puasa tiba.
4. Siapkan Dana untuk Zakat dan Sedekah
Zakat dan sedekah adalah bagian penting dari bulan Ramadhan. Mulailah menyisihkan sebagian penghasilan untuk zakat fitrah dan sedekah agar bisa membantu mereka yang membutuhkan.
5. Manfaatkan Promo dan Diskon dengan Bijak
Banyak toko dan supermarket menawarkan promo Ramadhan. Manfaatkan diskon tersebut untuk berbelanja kebutuhan, tetapi tetap bijak agar tidak tergoda membeli barang yang tidak diperlukan.
6. Kurangi Buka Puasa di Luar Rumah
Buka puasa bersama teman atau keluarga memang menyenangkan, tetapi jika terlalu sering bisa membuat pengeluaran membengkak. Prioritaskan buka puasa di rumah agar lebih hemat dan sehat.
7. Gunakan Transportasi Umum atau Berbagi Kendaraan
Jika memungkinkan, gunakan transportasi umum atau berbagi kendaraan dengan teman saat bepergian selama Ramadhan untuk menghemat biaya bahan bakar.
8. Rencanakan Keuangan untuk Lebaran Lebih Awal
Lebaran juga membutuhkan dana ekstra untuk keperluan seperti baju baru, THR keluarga, dan mudik. Mulai sisihkan sebagian penghasilan sejak sebelum Ramadhan agar tidak merasa terbebani menjelang Hari Raya.
Dengan perencanaan keuangan yang baik, kamu bisa menjalani Ramadhan dengan lebih tenang dan khusyuk tanpa khawatir masalah finansial. Selamat menyambut bulan suci Ramadhan!
Keadaan Wilayah Bekasi Setelah Diterjang Banjir
Bekasi, Jatimku.com – Wilayah Bekasi, Jawa Barat, kembali diterjang banjir pada beberapa hari terakhir. Hujan deras yang mengguyur kawasan ini mengakibatkan sejumlah titik di kota dan kabupaten Bekasi terendam banjir. Dampaknya tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari warga, tetapi juga merusak infrastruktur dan menyebabkan kerugian material yang cukup besar.
Menurut data yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bekasi, banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi pada malam hari, menyebabkan sungai-sungai yang ada meluap. Wilayah-wilayah yang terparah terendam adalah kawasan pusat kota, serta beberapa daerah di sekitar Kali Cikeas dan Kali Bekasi.
Kondisi Terkini di Wilayah Bekasi
Beberapa jalan utama yang menghubungkan antar kecamatan terputus akibat banjir, sementara ratusan rumah warga terendam. Di Kecamatan Bekasi Selatan, misalnya, ketinggian air mencapai lebih dari satu meter, membuat sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Di beberapa titik, warga menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi diri dan barang-barang penting.
Tim SAR, relawan, serta petugas dari BPBD dan kepolisian setempat terus melakukan evakuasi dan upaya penyelamatan. Proses pembersihan dan penyaluran bantuan darurat juga tengah dilakukan untuk meringankan beban warga terdampak.
Kerugian Material dan Dampak Sosial
Banjir kali ini mengakibatkan kerusakan pada rumah-rumah warga dan fasilitas publik seperti sekolah, pasar, dan rumah ibadah. Beberapa ruas jalan utama yang menghubungkan Bekasi dengan Jakarta juga terendam, mengakibatkan kemacetan parah dan mengganggu mobilitas warga. Aktivitas ekonomi di pasar tradisional terhambat, dan banyak pedagang yang kehilangan barang dagangan.
Tak hanya itu, banyak warga yang terpaksa harus tinggal di pengungsian sementara waktu karena rumah mereka terendam. Listrik juga sempat padam di beberapa titik, memperburuk kondisi warga yang harus bertahan di tengah cuaca yang tidak menentu.
Upaya Penanggulangan Banjir
Pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi bersama dengan berbagai pihak tengah bekerja keras untuk menanggulangi dampak banjir. BPBD setempat mengimbau warga untuk tetap waspada karena potensi hujan lebat masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah juga mengoptimalkan pemantauan di titik-titik rawan banjir untuk mempercepat proses evakuasi jika diperlukan.
Selain itu, beberapa relawan dari berbagai organisasi masyarakat juga turut membantu dalam pendistribusian logistik, seperti makanan, obat-obatan, serta perlengkapan pengungsi lainnya.
Harapan untuk Masa Depan
Warga Bekasi berharap agar pemerintah setempat dapat segera memperbaiki infrastruktur yang rusak dan meningkatkan sistem drainase untuk mencegah banjir serupa di masa depan. Banyak yang berharap ada upaya yang lebih maksimal dalam pengelolaan aliran sungai dan pengendalian sampah di wilayah tersebut, yang diyakini menjadi salah satu faktor utama penyebab banjir.
Dengan bantuan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, diharapkan Bekasi dapat segera bangkit dari bencana ini dan memulihkan kondisi pasca-banjir.
Demikian laporan terkini dari Bekasi. Semoga warga yang terdampak diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini.
Tips Bulan Puasa: Persiapan Fisik dan Mental agar Ramadhan Lebih Lancar
Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, di mana umat Muslim menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Agar ibadah berjalan dengan lancar dan tubuh tetap bugar, persiapan menjelang puasa sangat penting. Berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan sebelum memasuki bulan Ramadhan.
1. Mulai Mengatur Pola Makan
Sebelum puasa dimulai, cobalah untuk mengurangi porsi makan secara bertahap agar tubuh lebih siap menghadapi perubahan pola makan saat Ramadhan. Kurangi juga makanan berlemak dan tinggi gula, serta perbanyak konsumsi makanan sehat seperti sayur, buah, dan protein.
2. Latihan Berpuasa Sebelum Ramadhan
Membiasakan diri dengan puasa sunnah, seperti puasa Senin-Kamis atau puasa Ayyamul Bidh (puasa di pertengahan bulan Hijriyah), bisa membantu tubuh beradaptasi sebelum memasuki Ramadhan. Ini juga bisa menjadi latihan mental untuk menahan diri dari rasa lapar dan haus.
3. Menyesuaikan Pola Tidur
Saat bulan puasa, waktu tidur bisa berubah karena sahur dan tarawih. Mulai sekarang, cobalah tidur lebih awal dan bangun lebih pagi agar tubuh lebih terbiasa dengan pola tidur selama Ramadhan.
4. Perbanyak Minum Air Putih
Menjaga hidrasi sebelum Ramadhan penting agar tubuh tidak mudah lemas saat puasa. Mulailah membiasakan minum minimal 8 gelas air putih sehari untuk menghindari dehidrasi.
5. Mengurangi Konsumsi Kafein
Bagi yang terbiasa minum kopi atau teh setiap hari, cobalah menguranginya secara bertahap. Kafein bisa menyebabkan dehidrasi dan sakit kepala saat awal puasa karena tubuh tidak mendapat asupan kafein seperti biasanya.
6. Memperbanyak Ibadah dan Dzikir
Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga meningkatkan ibadah. Mulai sekarang, perbanyak membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan membiasakan shalat malam agar lebih siap menjalankan ibadah selama Ramadhan.
7. Menyiapkan Stok Makanan Sehat
Sebelum Ramadhan tiba, persiapkan bahan makanan sehat untuk sahur dan berbuka agar tidak tergoda membeli makanan instan atau tidak sehat saat puasa.
8. Perbaiki Niat dan Jaga Emosi
Puasa bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi juga menjaga hati dan emosi. Persiapkan diri dengan memperbaiki niat, belajar lebih sabar, dan menghindari hal-hal yang bisa memancing emosi negatif.
Dengan persiapan yang baik, menjalani ibadah puasa akan terasa lebih ringan dan penuh berkah. Selamat menyambut bulan suci Ramadhan!
BNPM Bersama PP Sekaligus MADAS, Kompak Hadiri Deklarasi Cipta Kondisi
Grounded Academy: Awal Ramadhan Coach Dr. Fahmi Gulirkan Beras Tahfidz melalui BMH
Jatimku.com – Malang. Grand Master Coach Dr. H. Imam Muhajirin Elfahmi, S.Pd, SH, MM., atau yang dikenal sebagai Coach Dr. Fahmi, di awal Ramadhan 1446 H kembali salurkan beras di Pondok Pesantren (PONPES) Al-Furqan. Penyaluran beras tahfidz berasal penggalangan donasi, yang dilaksanakan setiap hari Jumat pada setiap kelas Grounded Business Coaching.
Penyaluran beras kali ini bertepatan dengan awal Ramadhan, sehingga Insya Allah akan sangat bermanfaat dan sangat afdhol sebagai firman Allah SWT. "Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 261). Ayat ini menjadi dasar semangat berbagi yang ditanamkan dalam setiap event GBC.
![]() |
Pendistribusian Beras Tahfidz Di Pondok Pesantren (PONPES) Al-Furqan |
Selama Ramadhan, event Grounded Business Coaching vacum dan ada penggalangan donasi lagi pasca Idul Fitri. Donasi tetap difokuskan untuk program beras tahfidz di Pondok Pesantren (PONPES) Al-Furqan. Karena pondok ini setiap bulan membutuhkan sekitar 1 ton beras untuk mendukung para santri penghafal Al-Qur’an.
Coach Dr. Fahmi memberikan amanah kepada Agus Wahyudi, selaku SEKUM ISMI dan BMH Marketing Corporate Expert, untuk menjadi eksekutor penggalangan donasi beras tahfidz di setiap event GBC. "Saya sendiri yang langsung mengawal pendistribusian beras tahfidz di Pondok Pesantren (PONPES) Al-Furqan dan setiap bulan sekitar 1 ton beras", ujar Agus.
![]() |
Awal Ramadhan Di Pondok Pesantren (PONPES) Al-Furqan |
"Bismillahir Rahmanir Rahim, Taqabbalallahu Minna Wa Minkum", doa Agus.
Semoga amal ibadah ini diterima oleh Allah SWT dan menjadi berkah bagi semua pihak yang terlibat, Aamiin.
Peresmian Sumur Bor Jariyah RUMAT Indonesia Melalui BMH di Pesantren Al Ulum: Wujud Kepedulian untuk Santri
![]() |
Peresmian Sumur Bor BMH Malang Yang Ke 34 Dari Keluarga Besar RUMAT Indonesia Di PONPES Al Ulum Wajak |
![]() |
Jariyah Sumur Bor Dari Keluarga Besar RUMAT Indonesia Melalui BMH Disaksikan Puluhan Santri |
![]() | |
|
![]() | |
|
Universitas Widya Gama Bangun Sumur Bor di Masjid Al Fallah Dampit Melalui BMH, Wujud Nyata Pengabdian Masyarakat
![]() |
Pengabdian Masyarakat, Peletakan Batu Pertama (Pembukaan) Sedekah Jariyah Sumur Bor Dari Keluarga Besar Universitas Widya Gama Melalui BMH Di Masjid Al Fallah Dampit |
Jatimku.com – Malang. Universitas Widya Gama (UWG) Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat dengan membangun sumur bor di Masjid Al Fallah, Desa Tlogosari, Kecamatan Tirtoyudo, Dampit, Kabupaten Malang. Program ini merupakan hasil sinergi UWG dengan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Malang, sebagai solusi atas permasalahan air bersih yang telah lama dihadapi masyarakat sekitar.
Prof. Dr. Ir. Agus Tugas Sudjianto, ST., MT., mantan rektor periode sebelumnya dan selaku perwakilan dari UWG, menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat adalah tanggung jawab utama sebuah perguruan tinggi. Ketika diajak bekerja sama oleh Agus Wahyudi dari BMH, ia langsung menyetujui program ini, meskipun biaya pembangunan sumur bor mencapai sekitar Rp 50 juta yang nantinya diambilkan dari Baitul Maal Widya Gama (BMW).
"Saya sering melewati Masjid Al Fallah, tetapi tidak menyadari bahwa masjid ini mengalami kesulitan air. Alhamdulillah, BMH menjadi jembatan yang memungkinkan UWG berkontribusi dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ujar Prof. Agus UWG.
![]() |
Prof. Dr. Ir. Agus Tugas Sudjianto, ST., MT. |
Peletakan batu pertama sumur bor ini dilakukan pada Senin, 10 Februari 2025. Hanya dalam waktu satu minggu, sumur dengan kedalaman sekitar 50 meter tersebut berhasil dibangun dan siap digunakan. Agus Wahyudi dari BMH mengonfirmasi bahwa peresmian sumur bor akan dilaksanakan pada Jumat, 28 Februari 2025, sebagai simbol nyata kepedulian terhadap masyarakat.
Tak hanya terlibat dalam program ini, Prof. Agus UWG juga mengungkapkan niatnya untuk terus bersinergi dengan BMH dalam program sedekah jariyah sumur bor.
![]() |
Pembukaan Sumur Bor Di Masjid Al Fallah Dihadiri Para Tokoh Setempat (KADES, KASUN, Takmir, Dan Santri) |
"Saya terinspirasi dari sejarah sahabat Utsman bin Affan yang membangun sumur di Madinah dan pahalanya terus mengalir hingga kini. Saya dan keluarga juga ingin mengikuti jejak tersebut, semoga Allah meridainya. Aamiin," ungkapnya.
Melalui program ini, Universitas Widya Gama berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus menguatkan nilai kepedulian sosial dalam dunia pendidikan.
Rumah Zakat Bersama Kemenag Kanwil Jatim Bikin Bahagia di Hari Kanker Sedunia
Surabaya, 19 Februari 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Kanker Anak Sedunia, Rumah Zakat menggelar kegiatan sosial di Rumah Singgah Dewi, Jalan Klampis Aji 2, Surabaya. Acara ini bertujuan untuk memberikan dukungan moril dan materiil kepada anak-anak penyintas kanker serta keluarga mereka.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Bapak Yoki Hidayat ST., Representatif Manager Rumah Zakat Perwakilan Jawa Timur. Ia menekankan pentingnya kepedulian terhadap anak-anak penyintas kanker serta peran Rumah Zakat dalam memberikan bantuan dan semangat kepada mereka.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Dr. Moh. Arwani, M.Ag., selaku Kepala Bidang Penais Zawa Kemenag Kanwil Jawa Timur. Ia mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
"Kami dari Kemenag Kanwil Jawa Timur sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Rumah Zakat. Ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap sesama yang saat ini dalam kondisi sedang berjuang untuk sembuh," ujar Arwani.
Selanjutnya, Bapak Muhammad Arifin, Ketua Lembaga Peduli Kanker Anak Jawa Timur, menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung anak-anak penyintas kanker.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bantuan kepada 20 anak penyintas kanker. Bantuan berupa uang tunai, paket sembako, dan diapers diserahkan langsung oleh Bapak Yoki Hidayat, Bapak Dr. Moh. Arwani, M.Ag., dan Bapak Muhammad Arifin. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga dan memberikan semangat kepada anak-anak dalam perjuangan melawan penyakit.
"Harapan kami dari Rumah Zakat, semoga apa yang dilakukan hari ini bisa menghadirkan kebahagiaan bagi penderita kanker dan keluarganya, sesuai dengan tagline ‘Kami Tahun Ini Bikin Bahagia’," ujar Yoki Hidayat.
Suasana semakin ceria dengan kehadiran Kak Rika, seorang pendongeng yang menggunakan boneka tangan untuk menghibur anak-anak. Dengan cerita penuh keceriaan dan interaksi yang menyenangkan, Kak Rika berhasil membawa kebahagiaan bagi peserta, terutama anak-anak penyintas kanker yang hadir dalam acara ini.
Sebagai penutup, acara ditutup dengan doa bersama serta sesi berbagi harapan dari para orang tua dan anak-anak penyintas kanker. Melalui kegiatan ini, Rumah Zakat berharap dapat terus memberikan dampak positif bagi anak-anak yang membutuhkan serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam gerakan kepedulian terhadap sesama.
BAKSOS UKM Kerohanian Islam STIE Malangkucecwara: Langkah Kebaikan yang Penuh Berkah
![]() |
Agus Wahyudi (BMH) Hadir Di Pembukaan BAKSOS Oleh UKM Kerohanian Islam STIE Malangkucecwa (ABM) |
![]() |
Agus Wahyudi (BMH) Bersama Relawan BMH Dari UKM Kerohanian Islam STIE Malangkucecwa (ABM) |
![]() |
Agus Wahyudi (BMH) Menerima Cindera Mata Dari Wakil Ketua 3 STIE Malangkucecwa (ABM), Dr. Kadarusman, M.M., Ak., CA. |
![]() |
Agus Wahyudi (BMH) Mendapatkan Amanah 35 Jt Untuk Program Sedekah Jariyah Sumur Bor Melalui Dari Pembina UKM Kerohanian Islam STIE Malangkucecwa (ABM), Imama Zuchroh B.Sc., M.Com. |